Cara Unik Rayakan Hari Ulang Tahun Ratu Elizabeth di Inggris

Bertepatan dengan Hari Kartini, di Inggris merayakan Hari Ulang Tahun Ratu Elizabeth, dimana pada tahun ini menginjak usianya yang  ke 90 tahun.

Diantara banyak perayaan yang dilakukan Ibu Ratu, salah satunya adalah dengan dinyalakannya seribu beacon (obor) di seribu titik. Salah satunya di puncak Bukit Malvern, kota kecil tempat kami tinggal dulu.

Mau tahu keunikan Malvern Hills yang memiliki mata air abadi? Ini dia artikelnya.

Meski cuaca dingin karena berangin kencang namun tidak menyurutkan minat warga untuk berlelah-lelah menaiki Bukit Malven di saat senja hingga pulang dalam keadaan gelap.

Ya, penyalaan obor ini dilakukan jelang matahari tenggelam yang sebelumnya diawali dengan ceremonial, berupa persembahan lagu yang dibawakan oleh seorang penyanyi opera. Berlanjut pembacaan pesan dari Prince of Wales yang tak lain adalah Pangeran Charles yang disampaikan oleh pejabat setempat.

Setelah itu oborpun dinyalakan diiringi tepuk tangan warga. Berlanjut dengan menyanyikan lagu kebangsaan Inggris “God save the queen”. Setelah itu, dalam hening, dimainkan alunan terompet oleh seorang tentara. Selanjutnya menyanyikan lagu Happy Birthday untuk Ibu Ratu Elizabeth.

Acara ditutup dengan berfoto suka ria, baik anak-anak, remaja, orang tua serta oma-opa. Ada pula  organisasi tertentu yang datang  beramai-ramai menghadiri penyalaan obor menyambut hari ulang tahun Ibu Ratu ini. Salah satunya ialah Zulu Walking Group yang memanfaatkan acara ini untuk menggalang dana untuk sebuah charity.

Meski yang berulang tahun tidak hadir di lokasi, namun kemeriahan itu terasa. Sebegitunya cinta mereka kepada ratunya, Elizabeth. Seperti yang disampaikan oleh Maria Moll, seorang penyanyi opera yang merasa sangat senang didampuk untuk membawakan beberapa lagu dalam kesempatan ini.

Kemeriahan ini tak hanya terasa di puncak Malvern Hills saja, tapi juga di 999 titik obor lainnya. Untuk diketahui, penyalaan obor ini merupakan tradisi  yang telah berlangsung lama.

Awalnya tradisi penyalaan obor ini merupakan tanda pemberitahuan sebuah pesan penting dari satu daratan ke daratan lainnya di Inggris (yang bisa dijangkau oleh pandangan mata). Karena pada jaman dahulu kala belum ada alat komunikasi yang bisa mengabarkan berita secara cepat. Itulah sebabnya kenapa penyalaan obot ini dilakukan kala matahari tergelincir alias sunset? Ya, betul, agar nyalanya terlihat dari kejauhan. Terutama di tempat-tempat yang tinggi seperti di Malvern Hill ini.

Sebelum penyalaan obor di puncak Bukit Malvern sebelumnya kami memantau terlebih dahulu sinyal api obor lainnya dari kota/desa sebelahnya. Ketika telah terlihat sinyal api obor dari Herefordshire, barulah obor kami dinyalakan dari atas puncak Malvern Hill. Begitulah seterusnya paralel penyalaan obor ini di seluruh Inggris.

Sebagai yang punya hajat, obor pertama kalinya dinyalakan oleh Ratu Elizabeth dari Windsor Castle kemudian menyebar ke kota-kota lainnya di seluruh Inggris dengan seribu titik obornya itu.

Dalam ceremoni pembukaan, pejabat setempat, yaitu Lord Lieutenant of Worcestershire menyampaikan pesan dari Pangeran Charles yang ia terima. Ia membacakan pesan di secarik kertas tersebut.

“Saya sangat senang banyak rakyat inggris berkumpul dalam penyalaan obor dalam rangka merayakan ulang tahun ibu saya yang ke 90. Awalnya, menyalakan obor secara bersambungan ini merupakan cara menyampaian sebuah pesan penting sepanjang daratan (inggris) dan pesan ini merupakan sebuah kebanggaan. Yang Mulia Ratu berharap semua yang hadir di sini berbahagia dan menikmati (perayaan) ulang tahun ini.

Setelah malam tadi saya menulis narasi ini, saya pun menonton berita online, ternyata, pesan yang disampaikan oleh Pangeran Charles ini isinya sama persis dengan apa yang dibacakan oleh Lord Lieutenant of Worcestershire. Ehm.. sebuah acara yang sama dengan sebuah isi pesan yang sama, di seribu titik penyalaan obor, menyambut ulang tahun Sang Ratu. Selamat Hari Ulang Tahun yang ke-90, Ibu Ratu Elizabeth II. Sehat selalu!

Mau tau seperti apa kemeriahannya? Ini dia videonya. Tayang hari ini.

Published by

Rosi

Rosi Meilani content creator Channel Youtube Rosi Meilani | Citizen Journalist | Guide Jalan-Jalan London & Inggris | Vloger | Blogger | Tinggal di Inggris sejak 2007.

komentar Anda