Bandara di Jerman Dilengkapi Mushola dan Ruang Tidur

Munich International Airport merupakan Bandara tersibuk kedua di Jerman yang menghubungkan 228 destinasi dari 66 negara yang dalam tahun 2014 berhasil mengangkut 40 juta penumpang.

Sebagai bandara besar, Munich International Airport memiliki pelayanan dan fasilitas yang bagus. Diantaranya ialah ruang tunggu (lounge) yang nyaman dengan sofa-sofa empuk dan tempat duduk yang nyaman. Di sini pun terdapat buku-buku sehingga menanti jadwal keberangkatan bisa dimanfaatkan untuk membaca.

Selain itu, di bandara tersibuk ketujuh di Eropa inipun dilengkapi fasilitas tempat beribadah bagi berbagai pemeluk agama. Ruangan tersebut bernama meditation and prayer room. Di sini pemeluk agama apapun bisa beribadah dengan nyaman dan tenang. Ruangannya sejuk, bersih dan hening. Jadi buat Anda yang muslim tidak usah binggung mencari tempat sholat ketika bertolak ataupun landing di Munich International Airport.

Ruang ibadah ini dilengkapi sejadah, kitab-kitab suci dan buku-buku agama. Simbol lima agama dan kutipan ayat-ayat suci menjadi interior ruangan yang menampilkan keberagaman agama.

Selain ruang ibadah, fasilitas lainnya yang bisa me-refresh penumpang yang melakukan perjalanan panjang ialah ruang tidur. Ya, di sini kita bisa tidur untuk melepas penat di napcab atau kabin tidur.

Untuk bisa beristirahat di sini kita harus membayarnya seharga 10 Euro per jam, atau sekitar  Rp. 145.000 per jam. Kabin ini dilengkapi dengan sistem pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan kartu debit. Untuk rileksasi kabin  dilengkapi musik. Jangan khawatir ketinggalan pesawat, karena di kabin inipun tersedia informasi jadwal penerbangan.

Asik kan? udah mah bisa sholat dengan tenang dan nyaman, bisa nunggu si lounge yang juga nyaman, serta bisa melepas lelah dengan tidur siang pulak di napcabs.

N10. NAdes, 11072016

Published by

Rosi

Rosi Meilani content creator Channel Youtube Rosi Meilani | Citizen Journalist | Guide Jalan-Jalan London & Inggris | Vloger | Blogger | Tinggal di Inggris sejak 2007.

One thought on “Bandara di Jerman Dilengkapi Mushola dan Ruang Tidur”

komentar Anda