Pengalaman (ngekor) Shooting di Coventry Road Birmingham

Lanjutan dari sini

Lepas dini hari,Worcester diguyur hujan. Orang-orang yang kelelahan di hari pertama KSG tertelap dengan mudahnya. Jika lelah, lelap, tidurpun berkualitas. Saya terbangun setelah tiga jam terlelap. Yang ada di otak saya pertama kali adalah, nasi kuning. Ya, nasi kuning! Kebetulan pengajian kami kebagian bikin sarapan untuk KSG yang jumlahnya sekitar 350 itu.

Dengan dibantu dua orang ibu yang jago masak, semerbaklah dapur saya ditengah orang Inggris lainnya terlelap nyenyak. Jika sampai aroma itu sampai ke hidung mereka, ya maap-maap 😀

Setelah maraton bikin naskun, disambi nasgor untuk sarapan, diselang sholat subuh yang bergantian, jam 6 pagi, 12 warga di rumah saya siap berangkat ke lokasi KSG. Tapi hujan masih deras. Walhasil, setelah semua sarapan kami ngupi-ngupi dulu sambil bincang-bincang ringan. Tak lupa saya korek-korek ilmu dari Mas Produser dan Mas Kameramen seputar teknik pembuatan NETCJ. Mayan, dapat ilmu banyak. Rejeki itu banyak bentuknya.

Hujan masih juga tercurah lebat, mau tak mau, teuteup pergi dong ya.. Soalnya itu naskun menyangkut nasib perut orang banyak. Yuk ah, cap cusss.. Ebentar.. foto dulu.. foto dulu..

net tv

Tiba di lokasi, masih sepi, karena hujan terus mengguyur, acara yang semula jalan pagi, terpaksa lewat… Kami langsung set-up table, menyiapkan sarapan pagi untuk semua peserta. Ya Allah… nasi kuningnya tekor! 😀 Segera pasukan piket menuju dapur, gedebrak-gedebruk, grasak-grusuk, beberapa orang mengiris bahan, beberapa orang memegang wajan. Satu wajan besar dipegang dua orang. heboh dan seru pokonya. Kayak dapur jaman perang (sotoy, emang pernah hidup di jaman itu) 😛

Kolaborasi chef Bristol dan chef Birmie kompak banget. Walhasil 4-5 (lupa) babak nasgor  ala kadarnya terhidang sudah. Fiuuhhh… Seperti saya bilang, tidak ada kebetulan, semua rencana Tuhan. Dan akhirnya, nasi dua box besar nasi putih sisa dinner semalam itupun berubah wujud jadi nasi goreng, laku, habis, manfaat tak mubazir, alhamdulillah.

Siang hari, KSG ditutup penuh kesan menyenangkan. Selanjutnya kami kembali ke Coventry Road dan Green Lane Mosque untuk pengambilan scene yang kemarin menggantung. Meski sempat gerimis-gerimis, tapi kemudian terang-benderang, sehingga Mas Kameramen betah berlama-lama mengambil scene dari setiap sudut Coventry Road dan Green lane Mosque.

Kameramen Net TV
Shooting di kawasan Coventry Road

Saya pikir, untuk ambil satu scene paling selesai setengah jam, ternyata .. bisa berjam-jam plus oncam. Pokonya di lokasi itu kami menghabiskan banyak waktu hingga langit Birmingham kembali mendung. Ah, cepat sekali cuaca berubah. Dari gerimis, panas, gerimis, panas lagi, berakhir mendung. Untungnya semua sudah kelar. Sekarang saya jadi tahu, kerjaan orang TV itu gak gampang ternyata. Jika kita menonton satu program jalan-jalan durasi satu jam, bisa jadi itu shootingnya berhari-hari. Sebuah pengalaman baru buat saya.

Sebagai kenang-kenangan, NET ngasih ini:

NET TV
souvenir dari NET TV

Makasih NET ….

 

 

Published by

Rosi

Rosi Meilani content creator Channel Youtube Rosi Meilani | Citizen Journalist | Guide Jalan-Jalan London & Inggris | Vloger | Blogger | Tinggal di Inggris sejak 2007.

4 thoughts on “Pengalaman (ngekor) Shooting di Coventry Road Birmingham”

Leave a Reply to hidayahsulistyowati Cancel reply