Sudah Seperempat Abad Wanita Inggris Ini Menari Topeng I Orang Inggris Tari Topeng

Ratusan warga negara Indonesia dan warga Inggris terkesima oleh penampilan seorang penari topeng di sebuah acara beberapa waktu lalu. Dengan luwesnya ia menari penuh penghayatan, lincah dan enerjik, sesuai karakter tari topeng yang dibawakannya.

Kita tahu tari topeng adalah tarian tradisional Indonesia tapi siapa sangka orang yang berada di balik topeng tersebut ternyata seorang bule. Saya merasa terkecoh sekaligus bangga pada warga negara asing yang sangat mencintai seni tradisional Indonesia.

Orang yang berada di balik topeng tersebut bernama Gill Roberts. Seorang warga Inggris yang jatuh cinta pada tarian tradisional Indonesia khususnya tari Jawa (Tengah), khususnya lagi tari topeng, saat pertama kalinya ia berlibur ke Indonesia.

Gayung bersambut, setelah jatuh cinta pada tontonan pertama, beberapa tahun kemudian, di tahun 1990, Gill bertemu dengan Pak Haryono yang merupakan Dosen STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia) Solo. Iapun kemudian belajar pada beliau.

Beruntungnya Gill karena beberapa tahun kemudian, ia berkesempatan untuk belajar tari di STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia) langsung. Menimba ilmulah Gill di Kota Solo yang penuh kenangan itu. Sejak itulah ia makin cinta pada seni tari tradisional Indonesia, khususnya tari Jawa (Tengah), khususnya lagi tari topeng.

Sekembalinya ke tanah Inggris Gill kerap menari tradional Indonesia di berbagai kesempatan. Gill yang juga guru tari dan artis ini pun mengajar tari topeng di sekolah-sekolah. Sering juga menyelenggarakan workshop tentang tarian tradisional Indonesia.

Gill sering tampil di acara seni budaya baik di dalam negeri (Inggris) walaupun di luar negeri, seperti Amerika dan Siprus.

Sesekali Gill tampil di hadapan masyarakat Indonesia yang bermukim di Inggris, jika ia diundang dalam sebuah acara. Seperti di acara Bristol Indonesia Society Gathering beberapa waktu lalu.

Ditemui di belakang panggung, wanita yang ramah ini begitu asik untuk diajak ngobrol seputar kecintaannya kepada seni tari tradisional Indonesia. Ia hafal betul semua karakter dan penokohan dalam setiap tarian yang ia bawakan. Seperti tarian yang barusan ia bawakan tentang si tokoh topeng yang bernama Panji.. Duh Panji apa ya… 😀 Lupa saya. Parah banget ya! orang Indonesia macam apa saya ini. Jadi malu 🙁

Ketika saya tanyakan sampai kapan Gill akan menari? Wanita yang telah seperempat abad menari (tradisional Indonesia ) inipun menjawab:
“I will keep dancing as long as i can.”
Wow banget kan?

Kamu, iya kamu, yang mengaku orang Indonesia, bisa nari tarian Indonesia gak? 😉

Oiya, untuk kepentingan manggungnya, Gill memiliki 6 kostum tari yang dipesan dari kota Malang. Begitupun beberapa koleksi topeng serta asksesoris lainnya dipesan langsung dari kota Malang.

Mau lihat atraksi beliau saat manggung? bagaimana luwesnya Ibu Gill menari topeng? Orang Inggris Tari Topeng

 

Ini foto saya bersama Ibu Gill sesudah pentas, tanpa kostum tari topeng, kalau tanpa kostum, ibu Gill nampak seperti orang Inggris lainnya, tapi kalau sedang menari, sembunyi dalam kostum dan topengnya, siapa sangka kalau beliau ini orang Inggris.

Gill penari topeng dari Bristol Inggris

Saya masih punya artikel dan video tentang Warga Inggris yang keren-keren berikut ini loh!

Tari Topeng di London Keren BANGET!
Orang Inggris Belajar Tari Topeng
Pa John pegiat gamelan jawa

Wakil Dubes RI Untuk Inggris Bermain Gamelan di BIS Gathering 2016

Untuk yang kedua kalinya Bristol Indonesian society (BIS) atau perkumpulan orang Indonesia di Kota Bristol mengadakan gathering dimana tema yang diangkat pada tahun ini ialah “Indonesian Iconic Dishes and Folk Tales”.

Gathering yang berlangsung di Trinity Centre Bristol ini dibuka oleh Deputy Chief of Mission (DCM) atau dalam Bahasa Indonesianya “Wakil Kepala Perwakilan RI” disingkat WAKEPPRI yang artinya sama dengan Wakil Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia, Ibu Anita Lidya Luhulima. Serta menghadirkan tamu kehormatan, Lord Mayor of Bristol, Clare Campion Smith.

Ada banyak stand makanan yang sangat beragam dalam event ini. Mulai makanan dan minuman siap santap seperti gudeg, sate, balado, rendang, nasi kuning, es campur dll. Juga dijual sayuran mentah, seperti nangka muda, petai dll. Serta aneka groceries seperti kerupuk dan berbagai jenis bumbu dapur dan masih banyak lagi.

Adapun folk tales atau cerita rakyat yang diangkat ialah dongeng Bawang Merah Bawang Putih, Timun Mas serta Lutung Kasarung. Menariknya dongeng cerita klasik ini dituturkan  dalam bahasa Inggris, oleh warga Inggris dengan penuh ekspresif. Selengkapnya ada di ulasan berikut ini:

Warga Inggris mendongeng Bawang Merah Bawang Putih di Bristol Inggris

Keseruan acara yang berlangsung dalam cuaca yang cukup hangat di musim semi ini tak hanya itu saja, tapi juga dimeriahkan oleh pertunjukan seni budaya Indonesia. Seperti tarian tradisional yang dibawakan oleh warga Indonesia yang telah lama bermukim di Inggris bahkan terlahir di Inggris. Seperti tari rebana dari Aceh yang dipersembahkan oleh adik-adik kita usia TK-SD. Dimana sebagian dari mereka lahir di Inggris dari ibu/bapak berdarah Indonesia.

Tak ingin kalah dengan anak-anak, ibu-ibunya pun tak ikut berpartisipasi menyajikan tarian Anging Mamiri. Dimana para penarinya merupakan WNI yang telah lama bermukim di Bristol, tenaga profesional serta seorang dosen yang tengah study S3 di Bristol.

Masih banyak sajian menarik lainnya, diantaranya pertunjukan gamelan yang dimotori oleh orang Inggris. Unik ya? orang Inggris memainkan gamelan pada sebuah pertunjukan yang ditonton oleh orang Indonesia 😀

Di sesi workshop pimpinan grup gamelan mengajak audience untuk ambil bagian. Pelajaran super sangat kilat inipun tidak disia-siakan oleh orang Indonesia yang hadir saat itu. Beberapa studen PPI Bristol ikut ambil bagian, kerennya lagi, Ibu Anita Luhulima selaku Wakil Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia tanpa canggung ambil posisi di bagian kendang 😀 Keren deh! Dengan luwes penuh penghayatan, beliaupun nge-blend menyajikan harmoni musik gamelan nan klasik.

Ibu Anita Luhulima, Wakil Dubes RI

Ibu Anita, Wakil Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia bergabung dalam pertunjukan gamelan.

BIS Gathering tak hanya dihadiri oleh Warga Negara Indonesia saja tapi juga banyak dihadiri oleh orang lokal (bule) juga banyak dihadiri oleh saudara-saudara kita Warga Negara Timor Leste. Kebetulan pula mereka ikut memeriahkan acara kami dengan menyajikan beberapa tarian Timor. Mau lihat seperti apa tarian-tarian mereka di BIS Gathering tahun lalu? Intip di sini!

NET_CJ Bistrol Indonesian Society

Seperti halnya BIS Gathering tahun lalu dan seperti biasanya jika kami berkumpul, rasanya enggan langsung bubar jalan. Meski secara resmi gathering ditutup oleh Ibu Ketua BIS, Enggi Holt, namun masih ada sajian pertunjukan tambahan yang dilakukan secara spontan.

Dan inilah cuplikan kegiatan BIS Gathering 2016.

Tayang NET10 Hari ini, 9 Mei 2016

N10. N58Rosmel. 09052016.