umroh mandiri dari inggris gabung travel indonesia9
Umroh Dari Inggris, Umroh Mandiri? Pake Travel Indonesia?
Dulu ketika Mama Mertuaku berhaji beliau bilang, “Saat thawaf wada, mamah panggil semua orang tercinta agar bisa melakukan apa yang mamah lakukan, tawaf. Baik haji ataupun umroh dulu. Suami, anak, mantu, cucu, semuanya di “kum” keun.”
Selang beberapa tahun, doa itupun diijabahi. Tahun 2016 aku ke tanah suci. Inginnya bersama suami, tapi beliau belum siap. Berdalih inilah itulah, kerjaanlah, sibuklah. Hikmahnya bisa mengajak bapak sebagai mahramku. Undangan ini tak pernah beliau bayangkan sebelumnya.
Saya posisi di Inggris, bapak posisi di Bandung. Akhirnya saya pilih trip bolak-balik. London – Transit Timteng, Indonesia. Indonesia – Jeddah. Jeddah – Indonesia. Indonesia – Transit Timteng – London. Mayan juga ya? Padahal kalau saya langsung umroh, hitungannya setengah perjalanan ke Indonesia. Tapi karena ini pengalaman pertama bapak naik pesawat jadi saya ingin memastikan bapak merasa aman dan nyaman.
Kami memilih travel umroh yang terpercaya, based di Bandung. Jadi saya bisa mendelegasikan adik untuk urus semua dokumentasi, pembayaran dan segala printilannya.
Penerbangan dari London tiba di Bandung, selang beberapa hari, Manasik di hotel bintang 5. Selang beberapa hari, perjalanan umroh pun dimulai. Total sembilan hari. 4 hari Madinah, 4 hari Mekah. Perjalanan spiritual yang menjejakan kesan mendalam.
Sama halnya seperti MaMerku, saat tawaf wada (tawaf perpisahan), aku mohon pada Allah kiranya aku dipanggil kembali, pun suami, anak, cucu, mantu, keturunanku, di “kum” keun termasuk semua keluarga besar agar bisa ke Baitullah.
Selang 9 tahun Allah mengijabahi. Kali ini aku sama suami, akhirnya! Sebagai hadiah ulang tahun dariku untuknya, alhamdulillah.
umroh dari inggris
Sebenernya ini ide dadakan. Aku memilih travel umrah yang sama. Gegara advert travel tsb lewat di beranda sosmedku. Hmm.. boleh juga kataku.
Aku colek ownernya yang kebetulan kenal baik. Masih ada slot kah? Masih keburu kah? Soalnya waktunya mepet banget. Saya liat advertnya Oktober. Keberangkatannya November. Teknisnya gimana? Itungannya gimana? Karena kami keberangkatan dari Inggris treatment dan biayanya tentunya beda dengan keberangkatan jemaah dari Bandung.
Singkat cerita DEAL! saya confirm ke suami, ”Jadi say..”
Wah banyak PR yang harus dikerjakan nih. Apa dulu yang harus di kerjakan?
Pertama, Apply Visa Caranya?
Sebetulnya kita bisa apply visa online sendiri. Tapi karena kami pergi bersama rombongan jamaah dari Bandung, ya sudah, Travel umroh tersebut yang arrange semuanya. Passport difoto, dikirimkan. Done!
Next, apalagi? Syarat apply visa adalah melampirkan sertifikat vaksin. Ok!
Selanjutnya, nyarii slot vaksin di apotek terdekat. FYI suntik vaksin di Inggris bisa di NHS/GP alias klinik/RS/Puskesmas Inggris. Bisa juga di farmacy kalau di Indo mah, apotek gitulah.
Kami perlunya secepat mungkin, tapi kami gak bisa ujug-ujug datang gitu aja alias walk in. Dulu waktu umroh pertama di Indonesia, aku langsung datang aja, gak usah pake appointment. Tapi antrinya Ya Allah.. Lama banget. Pake nomor antrian sampe ratusan. Yang vaksin gak hanya orang lokal, tapi juga dari luar kota Bandung. Bisa dijadikan tolak ukur segitu banyaknya calon jamaah umroh di Indonesia. Itu pengalamanku dulu, entah sekarang.
Balik ke Inggris, di NHS gak bisa dalam waktu dekat. Satu-satunya cara yang cepat adalah farmacy/ apotik. Tetep.. Itu pun harus appointment.
Saya cari slot di apotek terdekat dalam waktu yang paling dekat. Gak nemu. Harus nunggu beberapa hari bahkan minggu. Saya lebarkan radius pencarian. Hore, akhirnya nemu. Tapi jauh di kota sebelah. Jam kerja pula, ya sutra la ya.. Jadwalnya buat besok hari.
Vaksin apa? Katanya kalau dari Indonesia vaksin meningitis dan folio. Kalau dari UK?
Nah ini, aku kurang yakin. Akhirnya aku nanya besan angkat (besan angkat? ah panjanglah ceritanya, nanti aja ini mah diceritakan lain kesempatan).
Jadi, wajibnya mah cuman miningitis aja. Tapi beliau waktu itu plus vaksin flu juga ada optional vaksin lainnya.
Tapi kan wajibnya mah meningitis yes? Iyes. ya udah yang itu aja. Soalnya vaksin di sini mahal, haha..
Oiya tarif vaksin di tiap tempat juga beda-beda. Entah karena tingkat urgensinya, entah jenis vaksinnya, entah karena swasta atau negerinya. Entahlah. Singkat kata, vaksin! Hasilnya hari itu juga via email.
Persyaratan Visa done! Next? Apply Cuti, maklum kaum gajian Si Papih mah gak masalah, asal kerjaan beres, kapanpun bisa holiday. Aku bilang manager mau umroh, langsung acc kok.
Next? Apply Tiket Pesawat Nah ini agak tricky. Keribetan umroh mandiri dan gabung sama travel Indonesia salah satunya ini karena kita harus nge-pas-kan waktunya. Maskapai apa? Terbangnya dari mana?
London punya empat airport. Beda maskapai penerbangan, beda keberangkatannya, beda waktunya pula. Setelah dipilih dan mencocokan jam kedatangan di Jeddah, akhirnya kami pilih penerbangan Wizz, terbang dari Gatwick, budget ticket aka murmer. Tapi karena yang memungkinkan yang ini, ya sudah la yah..
Next, Kain Ihram Semua keperluan dan perlengkapan umroh sudah diatur oleh travel. Kecuali kain Ihram untuk suami karena kami memasuki area miqat yang berbeda. Ya sudah kami beli di Amazon. Done!
Next, Apalagi? Hmm.. Kayaknya itu aja sih, tinggal nunggu visa beres. Karena hotel plus makan 3x sehari, transport selama makah madinah dan lain sebagainya sudah termasuk peket biaya umroh.
Jadi, kami bayar berapa? Kami bayar paket umrah minus biaya-biaya yang kami keluarkan.
One thought on “Umroh Dari Inggris, Umroh Mandiri? Pake Travel Indonesia?”