Ana-Fia Lolos Semifinal Britain’s Got Talent, Promosikan Indonesia

Ada kabar gembira dari Inggris untuk semua saudara di tanah air, Indonesia. Bahwa Ana dan Fia,  ibu anak peserta Britain’s Got Talent asal Indonesia yang tinggal di Kota Essex lolos ke babak semifinal.

Sejak penampilan perdananya di babak penyisihan, malam sabtu 14 mei 2016, Ana dan Fia mencuri perhatian karena kualitas vokal, kekompakan serta aksi panggungnya di  Britain’s Got talent (BGT) yang masuk ke tahun 10 ini.

Merekapun mendapat standing aplausse dari  penonton dan semua juri yang terkesima, termasuk simon cowell. Maka adalah suatu kebanggaan ketika simon berdiri dan bertepuk tangan untuk mengapresiasi aksi panggung Ana dan Fia di minggu lalu.

Setelah semua peserta BGT 2016 tampil di Sabtu malam (waktu inggris), 21 mei 2016, kini waktunya juri untuk memilih siapa saja yang berhak maju ke babak semifinal.

BGT adalah salah satu acara TV yang banyak disukai warga Inggris. Maka tak heran jika kami rela menonton dari awal hingga akhir untuk melihat hasil resultnya. Termasuk saya dan orang-orang Indonesia yang mukim di Inggris. Karena ada yang special di BGT tahun ini. Tentu saja untuk terus memantau jagoannya, Ana dan Fia, apakah mereka bakal lolos ke babak semifinal dan selanjutnya?

Pengumuman di segmen terakhirpun keluar, dan sunguh mengharukan serta menyenangkan ketika juri mengatakan Ana dan Fia lolos ke babak semifinal yang akan berlangsung mulai hari Minggu, 22 Mei 2016 hingga hari Kamis, 26 Mei 2016. Setiap pukul 19.30 hingga pukul 21.00. Empat hari berturut-turut di jam yang sama.

Ana Promosikan Indonesia

Setelah result keluar disambung acara bincang-bincang dengan para peserta yang masuk ke babak semifinal. Satu yang paling menarik pertahian, khususnya bagi kita orang Indonesia, adalah ketika Ana menanyakan satu hal kepada Stephen Mulhern, presenternya.

Diawali dengan Ana dan Fia masuk belakang panggung dimana ada Stephen Mulhern di sana. Bagi Ana dan Fia adalah sebuah mimpi ketika bertemu Stephen Mulhern yang mereka idolakan dan sebelumnya hanya bisa melihatnya di layar TV.

Maka di malam special itupun Stephen Mulhern mempersilakan Ana dan Fia untuk menanyakan kepadanya tentang apa saja  yang ingin mereka ketahui tentangnya. Diluar dugaan, Ana menanyakan hal ini kepada Stephen Mulhern:
“Apakah anda pernah ke indonesia?”

Pertanyaan tersebut disambut tawa crew, dengan sedikit malu Stephen Mulhern menjawabnya “no”. Semoga saja dengan pertanyaan Ana yang mengelitik Stephen Mulhern ini menjadi salah satu jalan bagi orang Inggris yang ingin mengetahui seperti apa itu Indonesia? dimana itu Indonesia dan semoga (pesan implisit ini) menjadikan orang Inggris berbondong-bondong berwisata ke Indonesia 😀

Mau tahu obrolan Ana dan Stephen Mulhern tentang Indonesia? ini dia videonya..

Sisi Lain Ana & Fia

Sejak penampilan perdananya di layar kaca, Ana dan Fia yang makin terkenal. Viralnya meraja lela di dunia maya. Contohnya saja artikel rosi meilani di rosimeilani.com yang diunggah pada 17 mei mampu mendatangkan sekitar seribu pembaca dalam satu hari. Linknya bisa dilihat di sini:

Ana dan Fia Bikin Bangga Indonesia di BGT 2016

Di postingan tersebut diulas sisi lain Ana dan Fia yang biasa manggung di acara yang diselenggarakan KBRI London. Di link di atas terlihat bahwa Ana mampu menyanyikan berbagai jenis aliran musik. Tak hanya Pop, rock and roll tapi juga lagu Jawa “Rek Ayo Rek” berikut ini:

Saking viralnya Ana dan Fia, video berjudul Dancing Queen, Ana dan Fia yang diunggah di youtube Rosi Meilani beberapa hari lalu inipun ditonton lebih dari 20 ribu orang.

Ana dan Fia Bikin Bangga Indonesia di BGT 2016

Britain’s Got Talent atau disingkat BGT adalah ajang pencarian bakat bertaraf internasional. Meski ajang bergengsi yang digagas Simon Cowell sejak 2007 ini berlangsung di Inggris namun BGT membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siapa aja yang mau menunjukkan kebolehannya di sini.

Tak pelak kontestannya tak hanya orang Inggris saja, tapi juga ada yang berasal dari negara luar. Sebut saja diantaranya ialah “Attraction”, sebuah shadow theatre group yang berasal dari Hungaria. Hebatnya lagi, grup yang menyajikan drama dengan format bayangan ini terus melaju hingga ke final dan berhasil mengantongi hadiah utama sebesar setengah juta pounsterling atau sekitar 10 M rupiah. Selain itu, berkesempatan tampil di hadapan Ibu Ratu Elizabet beserta keluarga istana di acara  “Royal Variety Performance”. Sebuah acara tahunan yang telah berlangsung sejak 1912. Uwow banget kan?

Makanya, banyak orang yang memiliki talenta ingin tampil di ajang bergengsi BGT ini. Sudah mah terkenal, tak hanya di Inggris, tapi juga di dunia, bisa menaikan karir, bertemu dan bersalaman dengan Ibu Ratu, mengisi acara bergengsi, hadiahnya gila-gilaan. Wah, komplit pokoknya.

Untuk BGT tahun ini kita turut bangga pada salah satu pesertanya. Karena ada Ana dan Fia di sana. Mereka adalah ibu-anak asal Indonesia yang turut bertarung di ajang tahunan ini.

Ana pernah berprofesi sebagai pramugari, pada tahun 2011 ia beserta kedua anaknya pindah ke Essex Inggris. Seperti yang dituturkan Ana pada juri BGT yang tayang Sabtu lalu di chanel ITV, ia pernah mengalami masalah berat dalam kehidupan keluarganya. Namun ibu anak ini harus kuat dan saling menguatkan. Nah, hal-hal seperti inilah yang bikin juri leleh. Terlebih ketika keduanya beraksi.

Wow.. suara Ana berkarakter kuat, penjiwaan keduanya saat bernyanyi dalam banget. Tak heran mereka berhasil pukau penonton. Baik yang berada di lokasi maupun yang menonton lewat layar TV. Bahkah mereka sampai standing applause. Termasuk Simon Cowell dan ketiga juri lainnya. Padahal biasanya Simon Cowell itu jutek, pelit pujian bahkan sering kali kasih komentar pedas yang tak jarang peserta sakit hati dibuatnya. Tapi buat Ana dan Fia, ia dan ketiga juri lainnya standing applause. Keren banget kan?

Sabtu kemarin itu adalah penampilan babak pertama mereka. Doakan mereka, semoga mereka terus melaju hingga ke babak final. Semoga Tuhan mengabulkan doa kita semua. Aamiin.

Bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di Inngris yang sering wara-wiri hadir di acara besar seperti yang diselenggarakan KBRI, seperti halnya saya, tentunya nama Ana sudah tak asing lagi di telingga. Karena wanita berusia 43 tahun yang bernama lengkap Ana Aldiana ini kerap bernyanyi menghibur kami. Salah satunya ialah saat perayaan HUT RI yang ke-70 tahun 2015.

Ana dan Fia menyanyikan beberapa lagu yang berhasil menghangatkan suasana perayaan agustusan tahun lalu itu. Segala jenis lagu bisa Ana bawakan. Mulai dari Pop, Rock and Roll, yang mellow seperti lagunya Whitney Houston hingga lagu “Rek Ayo Rek” bisa ia bawakan dengan apiknya. Pokonya mba Ana ini penyanyi komplet. Segala bisa. Multi talent. Semoga kalian berdua bisa menjadi pemenang BGT 2016!

Mau lihat penampilan keren mereka? ini dia video-videonya…

 

 

Seru dan Haru Perpisahan Dubes RI untuk Inggris

Padahal minggu kemarin, kami (saya dan suami) baru saja dari London. Mayan, dapat dua liputan. Satu light festival, satunya lagi wisata terowongan  Sungai Thames. Eh, beberapa hari berikutnya, dapat undangan terbuka bagi semua masyarakat Indonesia yang ada di Inggris untuk menghadiri silaturahmi perpisahan Bapak Dubes yang berakhir masa tugasnya.

Walaupun rasanya masih capek baru minggu kemarin ke London, tapi untuk acara khusus ini rasanya saya tak ingin melewatinya. Setelah berpikir pergi-enggak… pergi enggak, akhirnya capcus juga.

Setelah memutuskan pergi sehari sebelumnya, saya berpikir, aduh, ngasih kenang-kenangan apa ya?
Akhirnya terlintaslah untuk menyusun cuplikan-cuplikan video beliau yang pernah saya liput dalam beberapa kegiatan beliau ketika menghadiri acara-acara kami.

Untuk diketahui, dalam pembuatan sebuah video CJ itu, tak selalu mulus. Contohnya, kamu bisa liat di sini.
Nah, ketika beberapa kali saya mewawancarai beliau, kadang ada masalah teknis. Seperti pencahayaan yang kurang baik, suasana dan suara sekitar terlalu berisik dan lain sebagainya. Masih ingat postingan saya yang berikut ini, kan?

Ternyata, eh ternyata, banyak juga adegan behind scene yang gagal tayang. Saya pikir-pikir, lucu juga, ya, klo saya susun, lalu kemas dalam sebuah video yang akan saya persembahkan kepada Pa Dubes dan ditonton rame-rame di acara nanti.

 

Sebetulnya banyak sekali scene yang ingin saya masukan, tapi ngak mungkin, karena keterbatasan waktu tentunya. Setelah potong sana-sini, nyaris 4 menit durasinya. Dan inilah penampakkan videonya….

Ketika video ini diputar di hadapan beliau beserta penonton lainnya, mereka tertawa ketika melihat adengan di menit 3.04. Satu kesan yang terekam oleh saya, bahwa, Pak Hamzah dan Bu Lastry itu orangnya asik dan menyenangkan.

Setelah video ini tayang, dengan rasa haru saya tutup obrolan di depan panggung lalu saya hampiri beliau.
“Pak, saya jadi gak bisa lagi ngeliput bapak, deh,” dengan berkaca-kaca.
Kamipun bersalaman.
“Makanya, nulis buku lagi dong, nanti kan saya bisa baca,” ujar beliau hangat.
Wah! saya jadi ingat, draft Buku Jelajah Inggris 2, udah bulukan kali 😀
Baiklah pak, saya jadi ingin segera merampungkan proyek itu.
Lalu kemudian saya menyalami Ibu Lastry yang hangat dan ramah.

Tentang Pak Dubes dan Buku Jelajah Inggris bisa dibaca di sini. Kalau tentang Bu Lastry ada di sini.

Tanpa terasa, nyaris di akhir acara, kami pun berpamit pulang. Akhirnya, perjalanan sekitar 3 jam pun di tempuhlah. Sesampainya di rumah, saya mengerjakan ini itu dulu, lalu mengedit semua video kegiatan tadi, saya kasih narasi, lalu saya kirimkan video tersebut ke NET TV.

Mari kita intip keseruan acara kamarin itu….
Sebetulnya saya ingin tuliskan juga kehobohan sketsa komedi yang merupakan parodi seharian bapak dan ibu dubes kami yang keren ini. Tapi nanti ya… 😀
Bersambung ah….

 

Serunya Perayaan HUT RI ke 70 di London

 

Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 70 KBRI London mengelar tiga rangkaian acara. Dimulai Minggu, 9 Agustus 2015 berupa lomba olah raga, karaoke, permainan tradisional, dll.

Berlanjut pada Sabtu, 15 Agustus 2015 acara Perayaan HUT RI di Wisma Nusantara, kediaman Dubes RI untuk Inggris Raya dan Irlandia, di London. Acara dimulai pada pukul 11 hingga pukul 5 sore dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.

Sudah dua tahun terakhir ini KBRI London tidak mengundang penyanyi dari tanah air sebagai pengisi panggung hiburan. Namun demikian tidak mengurangi kemeriahan acara. Panggung dan suasana wisma menjadi milik kami bersama, masyarakat Indonesia yang berpartisipasi di dalamnya, Staf KBRI, pihak sponsor (Garuda Indonesia, BI, BNI, Bank Mandiri), PPI London, Duo MC yang heboh dan kocak, Duo artis lokal London Orbar dan Ana, serta pengisi acara lainnya.

Beberapa sajian hiburan yang menarik adalah Aubade cilik yang menyanyikan medley lagu-lagu daerah. Mulai dari lagu “Bunggo Jempa” hingga lagu “Buka Pintu”. Meski mereka berlatih singkat namun penampilannya cukup memuaskan. Mau tahu seperti apa aksi mereka yang keren menggemaskan itu? Berikut ini linknya:

Hiburan menarik lainnya adalah tarian Timor Leste yang dipersembahkan oleh saudara-saudara kita warga Timor Leste yang jauh-jauh datang dari Kota Bristol. Mereka yang tergabung dalam Sanggar Tari DaDili ini menyumbangkan dua tarian. Kedua tarian tersebut tidak dilakukan di atas panggung tapi di bawah panggung. Dimana tarian kedua yang mereka tampilkan melibatkan kami para penonton untuk menari bersama dalam satu lingkaran tarian.

Diiringi iringan musik dan lagu tradisional secara live kami menari penuh keakraban. Bahkan ibu Dubes pun ikut menari bersama. Berikut saya tampilkan cuplikan videonya:

Masih ada sajian menarik lainnya, yaitu tarian jaipong dari Sanggar Tari Lila Bhawa yang menari dengan luwesnya termasuk seorang mbak bule. Usai tarian jaipong pertama, mbak-mbak cantik ini memberikan workshop jaipongan. Setelah penonton paham gerakan demi gerakan untuk tarian jaipong berikutnya, musikpun dimainkan. Dan penonton pun menari bersama, walaupun dengan gaya bebas masing-masing 😀 Termasuk mas MC yang atraktif 😀

Sajian kuliner indonesia yang beraneka ragam (sate, pempek, bakso, es cendol, nasi kapau dll), lomba permainan khas 17’an (tarik tambang, balap karung dll) serta sajian lagu-lagu yang dibawakan Duo Orbar dan Ana menambah ramai suasana. Apalagi saat mereka membawakan lagu dangdut. Wisma pun digoyang dengan hebohnya, seru. Terutama, mas MC yang entah siapa namanya. Nah, kalau mba MC yang juga tak kalah heboh, beliau lebih atraktif ketika pengocokan raffle tiket 😀

Raffle tiket diakhir acara adalah saat yang dinanti-nanti. Dimana bejibun hadiah keren menanti. Semua hadiah doorprize tersebut merupakan sumbangan dari para sponsor yang disebutkan di atas. Dimana hadiah utamanya sangat mengiurkan sekali. Yaitu dua tiket London – Jakarta persembahan dari Garuda Indonesia.

Sedangkan puncak acara dari rangkaian perayaan HUT RI ke 70 yang diselenggarakan KBRI London adalah upacara pengibaran bendera pada tanggal 17 Agustus 2015 mulai pukul 10 pagi yang berlangsung di tempat yang sama, Wisma Nusantara di Bishop Avenue London.