Dokter Indonesia di Inggris Bahas Tuntas Vaksin Corona di Inggris

Kabar gembira!
Vaksin corona telah ditemukan. Inggris adalah negara pertama yang menggunakan vaksin covid 19. Sejak 8 Desember vaksin covid 19 telah disuntikan pada warga Inggris.

Satu dari 20 juta orang inggris yang mendapat kesempatan mendapatkan vaksin corona tersebut adalah dokter Malik, dokter indonesia di Inggris. Lewat kanal Youtube Rosi Meilani, dokter Malik bahas tuntas seputar pemberian vaksin corona di Inggris.

Beberapa fakta dan informasi menarik seputar vaksin covid 19 ini dibahas dokter Malik, diantaranya, ada 9 kelompok penerima vaksin di Inggris, siapa sajakah itu? Dua urutan teratas ialah tenaga medis, dokter Malik ini salah satunya.

Inggris memberikan suntikan vaksin kepada warganya dibagi dalam dua periode. Periode Pertama, untuk 9 kelompok yang disebutkan diatas. Adapun jumlahnya sebanyak 40 juta, untuk 20 juta warganya. Kenapa demikian? Pembahasan lengkapnya di kanal Youtube Rosi Meilani. Periode kedua, rencananya akan diberikan pada warga Inggris usia 50 tahun ke bawah di musim semi 2021.

Apa efek yang dirasakan setelah mendapat mendapatkan suntikan vaksin corona tersebut? Banyak efek yang dirasakan oleh mereka yang telah mendapat vaksin covid tersebut. Beragam, ada yang merasa ba’al, linu, lemas dll, setiap orang berbeda. Selengkapnya bisa ditonton di kanal youtube Rosi Meilani.

Hal yang paling menarik dari obrolan bahas tuntas seputar vaksin covid ialah hoax yang beredar di masyarakat awam. Apakah vaksin covid akan mengubah DNA manusia? Apakah vaksin covid ini mengakibatkan kemandulan? Apakah yang sudah mendapatkan vaksin corona akan terdeteksi data dirinya? Ah, yang ini bikin kami ngakak.

“Ya Ngak, dong!” dokter Malik Esmosi

Ikutin obrolan serius tapi santuy bersama dokter indonesia di inggris ini di kanal youtube Rosi Meilani, linknya diatas tadi.

Yang mau kepoin siapa dokter Malik, linknya disini:

Pasar Natal Meriahkan Suasana Natal dan Musim Dingin di Eropa

Natal di Eropa identik dengan banyak hal, pasar natal salah satunya. Bahkan sedari November London punya pasar natal yang super besar, namanya Hyde Park Wonderland. Sebuah mega pasar natal yang penuh dengan wahana-wahana seru.

Tak hanya wonderland, di banyak titik di kota London masih banyak pasar natal-pasar natal lainnya. Seperti di Soutbank, tak jauh dari London Eye.

Tumpah ruah orang-orang padati tempat ini. Tak hanya orang lokal tapi juga wisatawan. Puluhan stand yang ada di pasar natal ini 80-90%nya merupakan stand makanan. Bisa dibilang stand yang jual pernak-pernik natal hanya beberapa saja. Jadi konsepnya malah seperti tempat wisata kuliner malam hari.

Pasar malam yang digelar di pinggir sungai Thames ini sangat semarak sekali. Merupakan agenda tahunan yang banyak ditunggu orang lokal maupun wisatawan, baik dari luar kota maupun dari mancanegar. Karena natal tanpa pasar natal rasanya ada yang kurang. Jadi pasar natal merupakan elemen pelengkap natal.

Sayang, pandemi ini bikin semua pasar natal yang ada di Inggris skip. Bahkan London besok (16 Desember 2020) kembali Lockdown untuk ketiga kalinya. Huff..

Ya, anggap saja postingan video ini sebagai obat kangen bagaimana semarak dan serunya pasar natal di Inggris. Beginilah nuansa natal di Inggris sebelum pandemi. Jika video diatas merupakan pasar natal di London, nah video dibawah ini merupakan pasar natal di kota Birmingham, Birmingham Christmas Market.

Indahnya Musim Salju di Inggris, Musim Salju di Eropa

Seperti apa indahnya musim salju di Luar Negeri ataupun musim salju di Eropa, tepatnya musim salju di Inggris? Kamu bisa melihatnya di video saya berikut ini

Video hujan salju tersebut diatas ketika saya masih tinggal di rumah lama di kota Worcester. Biasanya salju turun di bulan Desember, Januari, bahkan Februari. Namun di musim dingin tahun ini salju belum turun merata di seluruh Inggris. Minggu lalu teman saya yang tinggal di Colchester Inggris sudah kebagian jatah turun salju.

Alih-alih turun salju, di kota kami beberapa hari ini malah diselimuti kabut. Tidak hanya di pagi hari saja, tapi kabutnya masih tebal hingga siang hari. Walhasil, weekend kemarin kami pergi belanja keluar rumah jam 10 siang hingga pukul 12 lebih suasana dan cuaca seperti pagi buta. Videonya bisa dilihat disini:

Begitulah inggris. Meskipun dingin, saat winter seperti ini tetap saja kami merindukan hujan salju. Winter tanpa salju rasanya kurang lengkap. Semoga si salju cepat turun di winter tahun ini.

Sambil nunggu salju pertama di kota yang baru kami tinggali ini, saya aplod dokumentasi video saya saat masih di rumah lama, worcester.

Kisah Cinta Inspiratif, Gagal Ginjal Stadium 5, Cuci Darah 24 Tahun

Kisah cinta Inspiratif, Gagal Ginjal Stadium 5 alias Gagal Ginjal Kronis (GGK) dibagikan Ibu Isye dan Pak Yanuar sebagai narasumber obrol-obrol saya kali ini.

Menurut Ibu Isye, saat masih lajang ia mengenal Pa Yanuar sebagai pemuda gagah yang nampak sehat-sehat saja. Tapi ketika Bu Isye di Sukabumi pada masa melahirkan anak kedua, ia dapati kabar dari kantor suaminya, bahwa pa Yanuar yang bekerja di Jakarta itu masuk Rumah Sakit dan opname.

Dari Sukabumi Bu Isye meluncur ke Jakarta dan mendapati kenyataan berat. Di Rumah Sakit itu Pa Yanuar divonis gagal ginjal stadium akhir. Rasa campur aduk dalam diri. Limbung dan bingung dirasakan ibu Isye. Karena Pak Yanuar harus cuci darah seumur hidup yang mana kejadian itu hampir seperempat abad yang lalu, ketika BPJS belum ada.

Biaya cuci darah tentulah tidak murah. Diiringi keberanian yang besar memaksa ia bertemu HRD sebuah hotel di Jakarta, tempat suaminya bekerja. Saking kalutnya pintu hotel berkaca itu ia tabrak. Entah saking beningnya itu pintu, entah karena di dalam kepalanya berkecamuk banyak pikiran. Kata Bu Isye, bibirnya jontor akibat menabrak pintu hotel itu.

Singkat kata, hasil nego dengan orang HRD, Pa Yanuar dibiayai perusahaan untuk cuci darah seminggu dua kali, seumur hidup. Bu Isye dan Pa Yanuar sangat berterima kasih atas segala kebaikan yang diberikan perusahaan tersebut. Walaupun sebelumnya Bu Isye “diceramahi” dulu oleh bagian HRD dan dokter perusahaan karena Pa Yanuar tidak rajin memeriksakan diri ke dokter perusahaan.

Untuk diketahui, Pa Yanuar memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi  menahun, selagi belia. Rupanya, hipertensi itulah penyebab Gagal Ginjal Kronis yang diderita Pa Yanuar kini.

Selama masa kerja, Pa Yanuar hidup normal. Bekerja seperti biasa, minus cuci darah seminggu dua kali. Perekonomian lancar. Kehidupan bahagia. Malah keduanya memiliki anak lagi, 2. Anak ke 3 dan anak ke 4.

Hidup sejahtera bekerja di hotel tersebut beberapa aset ia miliki. Rumah, kendaraan, simpanan dan aset lainnya. Hingga di satu masa, hotel tempat Pa Yanuar bekerja terjadi pemutusan hubungan kerja. Bukan karena sakitnya itu, tapi karena satu dan lain hal over management.

Beruntung Pa Yanuar mendapat uang pesangon yang cukup besar. Menurut perhitungan, jika uang tersebut diinvestasikan, pastilah keuntungannya bisa digunakan untuk biaya cuci darah yang saat itu sangat mahal karena belum ada BPJS. Menurut perhitungan pula, selebihnya bisa digunakan untuk kebutuhan hari-hari, biaya sekolah anak-anak dan sebagainya.

Tapi kenyataan berkata lain. Uang yang dimasukan ke investasi tersebut ternyata investasi bodong! Selanjutnya Bu Isye dan Pa Yanuar menjadi hidup dengan sisa tabungan yang ada. Karena kebutuhan hidup terus bergulir, satu persatu aset yang mereka miliki dijual. Rumah, kendaraan dan sebagainya. Saat BPJS mulai ada barulah Pa Yanuar menggunakan layanan kesehatan dari pemerintah tersebut. Meski demikian, biaya hidup lainnya tetap mengandalkan aset dan tabungan yang ada hingga semuanya habis.

Dalam rentang masa itu, ada beberapa kejadian duka di keluarga ini. Anak pertama, putri satu-satunya, anak gadis mereka, meninggal dunia akibat sebuah kecelakaan. Pastilah duka mendalam dialami keluarga ini.

Ada pula masa dimana Pa Yanuar mengalami sebuah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka parah, lama dirawat di Rumah Sakit yang mana Pa Yanuar mengalami amnesia. Tak ingat keluarga, anak anak dan istrinya pun tak ia kenali. Mirip kisah sinetron saja. Tapi ini nyata.

BUKAN SINETRON!
Anak meninggal, bercerai, divonis GGK, gagal menikah, lalu temukan cinta sejati

Disaat semua aset tak dimiliki, keduanya mengalami masa sulit. Saat rumah sudah tak ada, keluarga ini berpindah dari satu kontrakan ke kontrakan lainnya. Hingga tiba di sebuah masa, keluarga ini menumpang di apartemen kerabatnya. Pernah pula menjalankan rental PS dan Depot air minum isi ulang milik kerabatnya.

Dalam rentang masa itu, Bu Isye dan Pa Yanuar menjalankan banyak usaha. Pernah berjualan sembako dan warung kopi. Pernah buka kedai sate. Jualan nasi uduk. Pernah mengelola warnet. Bahkan bu Isye pernah juga menjadi baby sitter, mengajar di TPQ. Terakhir ini keduanya berjualan obat-obatan untuk pasien HD dengan cara online.

Yang tak terlupakan, pernah mereka pergi ke Cileungsi Bogor, tanpa tujuan. Hingga akhirnya mereka bisa menempati rumah seorang kerabat. Walaupun jauh dari kondisi rumah-rumah sebelumnya yang pernah mereka tempati. Tapi keluarga ini sangat bersyukur, ada tempat untuk berlindung dan tinggal bersama keluarga tercintanya. Menurut Ibu Isye, saking seringnya mereka berpindah rumah, sudah tak ingat lagi perabotan-perabotan yang ia miliki. Kadang beberapa barang perabotan itu ia tinggalkan di rumah-rumah sebelumnya.

Saat tinggal di Tangerang, meski jauh dari rumah ke RS tempat melakukan cuci darah, 60km, mereka lalui dengan rasa syukur. 60 km Tangerang – Jakarta, Jakarta – Tangerang, seminggu 2 kali dijalani keduanya dengan bersepeda motor berdua, bersama.

Rasa syukur, ketulusan, menerima, ikhlas, berdamai dengan keadaan dan ringan menjalani ketentuan Allah SWT dilakukan oleh Ibu Isye dan Pa Yanuar. Hingga akhirnya menumbuhkan anak-anak yang soleh.

24 tahun sudah sejak vonis itu dilalui bersama dalam suka dan duka, jatuh bangun dan segala macam pekerjaan/usaha dilakukan. Kini Bu Isye dan Pa Yanuar memasuki masa istirahat. Karena alhamdulillah perekonomian keluarga disuport oleh putranya yang berhasil bisnis jual beli mobil.

Kadang duka dan perih perjalanan hidup itu akan menjadi manis untuk diceritakan, pada akhirnya.

Selengkapnya kisah inspiratif ini bisa kalian tonton disini: