Category Archives: travel

Ajaib, Cheesewring, Fenomena Batuan Raksasa Ditumpuk Alami

Tentunya anda tahu wisata stonehenge berupa tumpukan batu raksasa jaman neolitikum yang sangat fenomenal di Inggris.

Ternyata, di Inggris, keberadaan tumpukan batu seperti ini tak hanya di Stonehenge saja. Ada sebuah fenomena tumpukan bantu lainnya di Inggris yang bernama Cheesewring Stone yang terletak di Bodmin Moor, Cornwall.

Sama seperti Stonehenge, Chessewring telah ada sejak berabad-abad lamanya. Serta menyimpan misteri tertumpuknya lempengan batu raksasa ini. Pasalnya, batuan raksasa ini tertumpuk tanpa alat perekat seperti semen ataupun lainnya.

Uniknya lagi, Chessewring Stone ini terletak di atas puncak bukit yang tentunya pada jaman Neolitikum belum ada traktor, crane ataupun alat berat lainnya.

Fenomena alam yang sangat menakjubkan ini tak lepas dari legenda yang beredar dari mulut ke mulut penduduk sekitar.

Menurut legenda, tumpukan batu raksasa ini terbentuk dari lomba melempar batu raksasa antara kekuatan jahat (raksasa) dan kekuatan baik (pemimpin agama).

Konon awalnya kawasan perbukitan batu tersebut dikuasi oleh para raksasa. Ketika ajaran berketuhanan masuk, para pemuka agama menginginkan kawasan tersebut karena di sana terdapat sumur suci.

Keinginan para pemuka agama ditolak mentah-mentah oleh kelompok raksasa. Maka diantara keduanya terjadi kesempakatan perebutan wilayah dengan cara adu kekuatan melempar batu raksasa.

Jika raksasa yang menang, maka mereka berhak bertahan di kawasan tersebut. Sebaliknya, jika kelompok raksasa kalah, maka mereka harus hengkang dari sana.

Kesempatan pertama diberikan kepada salah seorang raksasa yang bernama Uther. Ia melempar sebongkah batu, lalu jatuh di puncak bukit itu. Batu raksasa kedua dilemparkan oleh seorang pemuka agama yang dibantu kekuatan yang kuasa. Batu kedua itupun menumpuk kemudian.

Hal tersebut dilakukan bergantian hingga terciptalah tumpukan  batu raksasa di puncak bukit tersebut. Lemparan-lemparan batuan itu terus berlanjut dalam posisi draw atau sama kuat.

Tibalah satu lemparan yang dilakukan tim raksasa yang kemudian lemparan tersebut meleset dan menggelundung ke bawah bukit. Pemuka agama mengambil batu raksasa itu lalu meletakannya di puncak batuan tertinggi. Dengan demikian, kelompok raksasa kalah. Pemuka agama menang dan tumpukan batu itupun bisa kita saksikan sampai sekarang.

Itulah legenda yang melekat dari misteri terumpuknya batu raksasa di bukit ini.  Entah benar atau tidak, yang jelas, Cheesewring stone ini menjadi sebuah objek wisata yang sangat fenomenal di Cornwall Inggris.

Jumlah tumpukan batu raksasa ini tak hanya satu, tapi ada beberapa tumpukan. Sayangnya, cheesewring stone letaknya jauh dari kota, tidak dilalui kendaraan umum. Serta diperlukan perjalanan jauh untuk menaiki puncak bukitnya yang curam berbatuan. Sehingga wisata cheesewring stone tak banyak diburu wisatawan layaknya Stonehenge.

Jalan yang terjal dihadang bebatuan ukuran super besar yang berserakan di kaki bukitnya sehingga menyulitkan pendaki. Namun bagi pecinta wisata alam, kendala tempuh bukan menjadi masalah. Karena lelah yang didapat sepadan dengan keindahan alam yang dirasakan.

Tiba di puncak bukit, tak hanya bisa menyaksikan tumpukan batu raksasa yang penuh misteri ini saja, tapi kita dibuat takjub dengan keindahan alamnya yang memesona. Nampak cakrawala jelas terlihat dari atas. Gugusan  alam sekitar terlihat jelas tanpa batas. Kaki bukit bebatuan, hamparan padang rumput menghijau, dimana kambing dan domba tengah merumput tenang di sana. Langit luas, awan berarak, sungguh indah terasa. Hawa sejuk, tentram, tenang dan damai.

Oiya, tentunya untuk menikmati wisata alam yang menakjubkan dan fenomenal ini tidak ada tiket masuknya alias gratis.

Mau lihat cheeswring stone dari dekat? Ini dia videonya.

Masih di kawasan Cornwall, Anda bisa kunjungi Eksotika pantai tersembunyi ini:

Porthcurno Pantai Tersebunyi Nan Elok Memesona

Ada pula cara unik menyeberang pulau dengan berjalan kaki

 

 

Unik, Menyeberang Pulau St Michael’s Mount Dengan Berjalan Kaki

Setiap tahun saya selalu mengagendakan kemping bersama keluarga. Biasanya kemping yang kami lakukan sekalian road trip menuju beberapa destinasi wisata yang asik dan menarik untuk dijajal.

Inggris adalah Inggris yang kadang cuacanya bikin surprise. Saat merencanakan road trip dan kemping, katanya weather forecast, cuaca okey. Ternyata, perhitungan prakiraan cuaca meleset. Diperburuk oleh keteterannya waktu dari satu destinasi ke destinasi berikutnya menyebabkan satu destinasi incaran yang kami andalkan gagal dieksplor secara maksimal.

Selain karena cuaca, angin kencang, gerimis serta datang kesorean, dengan sangat menyesal, St Michael’s Mount incaran kami meninggalkan utang. Kami pun berjanji untuk kembali. Selengkapnya bisa dibaca di postingan saya lainnya berikut ini. Ini aja!

 

Kemping di Cornwall

Untungnya Allah masih kasih umur, kasih sehat, kasih rejeki untuk kembali melalukan road trip ke Cornwall yang perjalanannya lumayan jauh, lebih dari 5 jam (plus istirahat). Tapi worth it lah! Karena Cornwall menawarkan destinasi yang bikin takjub. Masya Allah.

Jadi, di inggris ada sebuah pulau kecil yang terpisah dengan mainland UK, atau pulau utama inggris, tempat England, Scotland dan Wales berada. Pulau kecil di sebelah Barat Daya mainland ini bernama St Michael’s Mount.

Keberadaan pulau kecil ini unik. Karena kita bisa menjangkaunya hanya dengan berjalan kaki.

Mengapa bisa demikian? karena di waktu-waktu tertentu air laut yang menghubungkan pulau utama (mainland) dan pulau St Michael’s Mount mengalami surut. Tergantung musim, jika saat summer seperti ini biasanya air laut surut mulai pukul satu siang hingga pukul lima sore.

Nah, pada kesempatan itulah selat yang memisahkan kedua pulau ini tak berair sehingga dengan leluasa para wisatawan bisa melewatinya dengan berjalan kaki.

Bahkan ketika air laut surut, beberapa bisa mobil keluar masuk diantara dua pulau ini. Tapi mobil yang melintas ke sini hanya mobil pribadi penduduk pulau St Michael’s Mount, ambulance dan dinas pariwisata terkait. Tidak berlaku untuk mobil para wisatawan.

Untuk memudahkan pejalan kaki disediakan jalanan khusus yang bermaterialkan batuan yang panjangnya sekitar 300 meter. Dimana di kiri kanan jalanan bebatuan ini ditumbuhi banyak rumput laut menghijau.

Tiba di Pulau St Michael’s Mount saya dapati dermaganya kering. Sehingga perahu-perahu kecil yang biasa dipakai mengangkut wisatawan kala air laut tinggi itupun berserakan di dasar dermaga yang mengering.

Di dermaga yang mengering ini banyak wisatawan yang duduk-duduk menikmati suasana sambil menatap lepas pulau di seberang sana.

Ada pemandangan yang menarik di pulau ini. Dimana bangunan-bangunannya tampak tua dan klasik, berdinding material batu. Adapun fasilitas lainnya yang ada di pulau kecil ini ialah taman, cafe, toko suvenir, turis info, toilet, dll.

Saking kecilnya, pulau ini hanya dihuni oleh 30 orang saja dimana mata pencaharian penduduknya di bidang pariwisata. Diantaranya ialah para pemilik perahu sewaan, pemiliki toko suvenir, pemilik cafe, pengurus pulau dll.

Pemandangan indah lainnya, di atas bukit pulau kecil ini terdapat sebuah kastil. Karena ketinggian bukit dan kastil ini maka dari seberang, pulau utama (mainland) nampak jelas terlihat.

Keunikan dan keindah pulau kecil ini berhasil menarik minat para wisatawan untuk mengunjunginya. Baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Untuk memasuki wisata pulau kecil ini tak dikenai biaya.

Jika ingin pulang ke mainland dengan berjalan kaki segeralah kembali sebelum air pasang. Karena bila tidak, kedua pulau inipun kembali terpisahkan laut.

Namun demikian, jangan khawatir, karena perahu sewaan siap mengantar anda menyeberangi pulau, dengan tiket seharga £2 atau sekitar rp. 35.000 rupiah saja.

Mau tahu seperti apa penampakannya pulau kece ini? silakan intip videonya berikut ini!

N5. NRosmel14072016

Mau liat keindahan wisata Cornwall lainnya? Ini dia!

Porthcurno Beach, Pantai Tersembunyi Nan Elok di Cornwall Inggris

Di Inggris, Tambang Aspal Disulap Jadi Objek Wisata

Seiring kemunculan Revolusi Industri Inggris pada abad ke-18, Inggris memiliki banyak tempat penambangan. Salah satunya adalah tambang batu bara di daerah Shropshire.

Dalam memfasilitasi pengangkutan hasil tambang tersebut dibuatlah terowongan bawah tanah di sepanjang tepi Sungai Severn di Desa Coalport.

Pembuatan terowongan ini digagas oleh seorang pengusaha tambang batu bara yang bernama William Reynolds, pada tahun 1786.

Saat para pekerja sedang menggali tanah dikejutkan oleh muncratan cairan alam berwarna hitam pekat nan kental. Yang kemudian diketahui cairan alam tersebut ialah cairan aspal. Hingga akhirnya terowongan inipun menjadi tambang aspal.

Di masa-masa kejayaannya, sumber aspal ini pernah menghasilkan  seribu galon aspal per minggunya.

Tambang aspal yang pernah melimpah ruah ini lama-kelamaan kandungan aspalnya mulai menyusut hingga akhirnya berhenti beroperasi di tahun 1840. Dan akhirnya terowongan itupun difungsikan kembali seperti rencana semula. Yaitu sebagai terowongan (lorong) untuk mengangkut batu bara yang beroperasi hingga akhir abad ke-19.

Seolah tak ingin melupakan kejayaan Revolusi Industri Inggris, maka pada 1965 terowongan yang sudah tidak beroperasional inipun terbuka bagi umum yang ingin mengetahui seluk beluk pertambangan ini.

Hingga kini, wisata tambang aspal di Shropshire ini banyak dikunjungi  wisatawan, baik lokal maupun manca negara. Karena unik, menarik serta menyimpan sejarah yang panjang.

Untuk memasuki terowongan tambang aspal ini dikenai tiket masuk sebesar £3,25 atau sekitar 50.000 rupiah. Dimana petugasnya mengharuskan kita untuk memakai helm proyek selama berada di dalam terowongan.

Tambang aspal di Inggris

Demi keamanan dan kenyamanan pengunjung, untuk memasuki terowongan ini dibatasi. Hanya 15 pengunjung per sekali masuk. Jadi jika pengunjung sedang membludak Anda harus sabar menunggu antrian dan baru bisa masuk setelah rombongan 15 orang itu keluar dari terowongan.

Panjang terowongannya seribu meter. Namun untuk keamanan pengunjung, kita tidak bisa menjelajahi terowongan sepanjang itu. Ada batas aman yang bisa dilalui oleh pengunjung dan diberi besi tralis penghalang.

Terowongannya agak gelap, hanya diterangi beberapa lampu penerangan di beberapa titik.

TInggi terowongannya setinggi orang bule dan ada beberapa bagian yang rendah sehingga kita harus menunduk.

Di dinding terowongan utama tersebut terdapat beberapa terowongan-terowongan kecil yang dulunya merupakan titik-titik penghasil  aspal.

Uniknya, meski tambang aspal sudah tidak beroperasi lagi, namun lelehan aspal masih bisa kita temukan di dinding-dinding terowongan. Bau khas aspalpun tercium. gelap, dingin, tanahnya sedikit becek, sunyi, suara menggema, bau aspal menyeruak, lengkap sudah. Berada di dalam terowongan  serasa kita berada di masa lalu saat tambang ini masih beroperasi.

Keunikan lainnya, jalan menuju terowongan aspal ini kita harus melewati rumah warga desa yang khas layaknya rumah Inggris. Termasuk destinasi wisata terowongan inipun memasuki lobi yang bentuknya seperti rumah kecil. Di mana ruangan sebelahnya merupakan toko suvenir. Di toko suvenir inilah terdapat mulut lorong terowongan.

Buat kamu yang ingin membawa cindera mata jangan lupa membelinya di toko suvenir ini.

Mau lihat lebih dekat lokasinya? Ini dia!

N10_N12.NRosmel8_11072016

Selain terowongan aspal yang dijadikan objek wisata. Inggris memiliki objek wisata terowongan lainnya yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, berikut ini:

Wisata terowongan di perut Sungai Thames London

Bandara di Jerman Dilengkapi Mushola dan Ruang Tidur

Munich International Airport merupakan Bandara tersibuk kedua di Jerman yang menghubungkan 228 destinasi dari 66 negara yang dalam tahun 2014 berhasil mengangkut 40 juta penumpang.

Sebagai bandara besar, Munich International Airport memiliki pelayanan dan fasilitas yang bagus. Diantaranya ialah ruang tunggu (lounge) yang nyaman dengan sofa-sofa empuk dan tempat duduk yang nyaman. Di sini pun terdapat buku-buku sehingga menanti jadwal keberangkatan bisa dimanfaatkan untuk membaca.

Selain itu, di bandara tersibuk ketujuh di Eropa inipun dilengkapi fasilitas tempat beribadah bagi berbagai pemeluk agama. Ruangan tersebut bernama meditation and prayer room. Di sini pemeluk agama apapun bisa beribadah dengan nyaman dan tenang. Ruangannya sejuk, bersih dan hening. Jadi buat Anda yang muslim tidak usah binggung mencari tempat sholat ketika bertolak ataupun landing di Munich International Airport.

Ruang ibadah ini dilengkapi sejadah, kitab-kitab suci dan buku-buku agama. Simbol lima agama dan kutipan ayat-ayat suci menjadi interior ruangan yang menampilkan keberagaman agama.

Selain ruang ibadah, fasilitas lainnya yang bisa me-refresh penumpang yang melakukan perjalanan panjang ialah ruang tidur. Ya, di sini kita bisa tidur untuk melepas penat di napcab atau kabin tidur.

Untuk bisa beristirahat di sini kita harus membayarnya seharga 10 Euro per jam, atau sekitar  Rp. 145.000 per jam. Kabin ini dilengkapi dengan sistem pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan kartu debit. Untuk rileksasi kabin  dilengkapi musik. Jangan khawatir ketinggalan pesawat, karena di kabin inipun tersedia informasi jadwal penerbangan.

Asik kan? udah mah bisa sholat dengan tenang dan nyaman, bisa nunggu si lounge yang juga nyaman, serta bisa melepas lelah dengan tidur siang pulak di napcabs.

N10. NAdes, 11072016