Category Archives: NET_CJ

Bristol Inggris Manfaatkan Pelabuhan Untuk Tujuan Wisata

Jika mendengar pelabuhan, apa yang anda bayangkan? hiruk pikuk bongkar muat barang kah? memang biasanya begitu. Tapi tidak dengan Pelabuhan Bristol. Jauh dari kesan sibuk, panas dan hiruk-pikuk pekerja pelabuhan yang tengah bongkar muat barang dari kapal-kapal besar. Bristol Harbour malah berkesan indah, seju dan menenangkan.

Memang pada masa lalu, Bristol Harbour amat sibuk layaknya pelabuhan lainnya. Namun sejak bongkar muat barang dialihkan ke Avonmouth dan Portbury. Pelabuhan Bristol beralih fungsi.

Seolah enggan membiarkan potensi daerah begitu saja, Pemerintah Bristol mengubah Dermaga Bristol untuk kepentingan pariwisata yang berhasil menarik wisatawan dalam dan luar negeri. Tak heran jika Bristol masuk 10 besar kota tujuan wisata terpopuler di Inggris.

 

Di Dermaga Bristol banyak terdapat tempat hiburan, museum, hotel, cafe, restoran dll. Dan kalah penting, saat Anda melancong ke sini, sempatkan menjajal wisata baharinya. Ya,  Anda bisa menaiki boat dan berkeliling Pelabuhan Bristol sepuas hati. Adapun tarif boat bervariasi mulai dari £1,7 hingga £5,5 (antara Rp. 30.000 – Rp.95.000) tergantung rute perjalanannya.

Jika ingin leluasa tanpa bergabung dengan penumpang lain, Anda bisa menyewa boat pribadi yang tentunya harganya lebih mahal.

Disepanjang perjanan menikmati Pelabuhan Bristol Anda akan disuguhi pemandangan pelabuhan yang menenangkan. Aliran airnya sangat bersih, tak secuilpun sampah mengambang. Burung-burung terbang bebas. Ungas-ungaspun berenang dengan tenangnya tanpa adanya tangan-tangan jahil.

Di kiri kanan pelabuhan banyak terdapat kapal-kapal yang tengah bersandar Adapun kapal-kapal tersebut telah beralih fungsi menjadi museum, restoran dan lain sebagainya. Andapun akan banyak temukan kapal-kapal kecil di sini.

Pada jaman Perang Dunia II Pelabuhan Bristol menjadi sasaran bombardir tentara Jerman. Setelah kondisi ekonomi Bristol bangkit (periode 60’an – 80’an) dibangunlah bangunan-bangunan modern. Hingga kini kita bisa saksikan bangunan-bangunan modern tersebut. Termasuk deretan rumah di atas bukit dengan cat rumah yang berwarna-warni. Salah satunya di kawasan Cliftonwood. Deretan rumah warna-warni inipun masuk dalam ikon wisata Bristol.

Mau ngintip penampakkan visualnya? Berikut ini videonya!

N10. NRosmel.27112016

Jika Anda melancong ke Bristol jangan lupa kunjungi ikon Bristol lainnya seperti yang di bawah ini:

Ke Clifton Bridge Ikonnya Bristol, yuk!

Bristol juga punya goa yang unik dan menarik untuk dikunjungi, berikut ini liputannya:

Ada Goa Raksasa di Kota Bristol

Satu hal menarik lainnya terkait Kota Bristol, banyak Warga Indonesia yang bermukim di kota ini. Dimana mereka sering sekali mengadakan gathering ataupun kegiatan lainnya, seperti berikut ini:

WNI di Bristol Inggris Galang Dana Untuk Yayasan Kanker

Muslim Indonesia se-Inggris Raya Kumpul Bareng di Southampton

KIBAR Gathering Inggris

Meski tinggal di perantauan, muslim Indonesia yang tinggal di Inggris Raya kompak bersatu dalam sebuah wadah komunitas yang bernama Keluarga Muslim Indonesia di Inggris Raya atau disingkat KIBAR.

Kibar memiliki kegiatan nasional yang digelar setahun dua kali. Yaitu saat Spring dan Autumn, alias musim semi dan musim gugur. Adapun gelaran akbar tersebut bertajuk Kibar Bathering.

Adapun untuk Kibar Autumn Gathering 2016 atau disingkat KAG 2016 kali ini mengangkat tema: Ishlah dan Mashlahah.

Seperti KIBAR Gathering sebelum-sebelumnya, panitia KAG 2016 mendatangkan penceramah dari Indonesia. Kali ini panitia mengundang Ustaz Dr. Amir Faishol Fath yang tak lain pengisi beberapa kajian Islam di TV tanah air, termasuk menjadi juri sebuah program acara Hafidz Indonesia di salah satu stasiun TV Indonesia.

KAG 2016 diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 22-23 oktober 2016 kemarin, bertempat di Masjid Madina Kota Southampton. Acara akbar ini dihadiri sekitar 400 orang yang datang dari berbagai penjuru Inggris Raya. Mulai dari Utara UK hingga Selatan UK, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Untuk memfasilitas peserta yang berasal dari luar kota panitia menyediakan tempat untuk menginap di mesjid yang sangat luas ini. Dimana kapasitas maksimal 250 space tersebut penuh terisi, yang tentunya antara jamaah laki-laki dan perempuan terpisah.

Hal ini tentunya menjadi keseruan tersendiri, dimana peserta bisa tidur bersama dalam satu ruangan yang besar penuh keakraban. Sementara itu, peserta yang tidak menginap di lokasi, menginap di hotel di sekitar mesjid.

Acara yang digelar dua hari ini memiliki jadwal yang padat. Terdiri dari beberapa sesi ceramah, kegiatan anak-anak, sholat berjamaah, kuliah subuh, makan bersama, kegiatan olah raga, bazar makanan Indonesia serta jalan pagi mengitari Kota Southampton. Yang tentunya kegiatan ini merupakan sebuah cara merekatkan persatuan umat dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan.

Mau intip keseruan acara kami? Ini dia cuplikannya:

(kalo merapat ke tkp, klik tanda love yang ada di websitenya ya.. ) hehhe.. Macacih… 😉

Nah, kalau yang ini versi youtubenya, durasinya lumayan lamaan dikit 😉

Setahun lalu, Kang Abik alias Ustaz Habiburrahman El-Shirazy berkempatan memberikan kajian di KSG 2016. Selengkapnya silakan merapat ke sini!

Kang Abik mengisi kajian di Kibar Gathering Inggris

Setiap digelar KIBAR Gathering selalu memiliki keseruan tersendiri dan salah satu lokasi KIBAR yang paling berkesan bagi saya adalah di Aberdeen, Skotlandia. Wow, jauhnya ituloh! Namun demikian warga KIBAR seluruh UK tetap berbondong-bondong ke TKP. Selengkapnya, perjalanan saya itupun mejeng di sini:

Suatu Pagi di Aberdeen

Nikmati Aksi Musisi Jalanan London, yuk!

Banyak cara nikmati Kota London saat anda melancong ke Ibu Kota Inggris ini. Salah satunya ialah dengan menikmati sajian musisi jalanan yang mereka tampilkan.

Permainan musik mereka tak asal-asalan. Kepiawaian memainan alat musik, suara bagus, serta alat musik serta pengeras suara yang baik menjadi modal mereka untuk menghibur para pelancong.

Tak hanya di jalanan, para pengamen inipun kerap melakukan aksinya di undergroud station alias stasiun kereta bawah tanah. Hiruk pikuk  lalu-lalang orang menjadi lebih dinamis dengan alunan musik yang menggema di lorong bawah tanah ini.

Kebanyakan lagu yang mereka bawakan adalah musik pop terutama lagu-lagu The Beatles yang merupakan band legendaris milik inggris. Ada juga yang mempertontonkan aliran musik jazz bahkan musik klasik.

Pengamen Inggris

Musisi-musisi tersebut menggunakan berbagai alat musik. Diantaranya: gitar, celo, saxophone bahkan yangqin (alat musik serupa kecapi tapi membunyikan dawainya dengan cara dipukul).

Beragam genre musik, beragam alat musik, beragam usia musisi, baik saat suhu hangat maupun dingin, mereka tersebar di berbagai titik kawasan wisata London. Seperti di Trafalgar Square alias alun-alunnya kota London (intip videonya di sini) di Greenwich alias titik patokan waktu dunia, di pasar minggu seperti Brick Lane (intip videonya di sini), atau di Camden Market (intip videonya di sini), Covent Garden dan di banyak tempat lainnya. Yang tentunya kesemuanya itu demi menghibur para pelancong yang sengaja bertandang ke kota metropolitan yang terkenal di dunia ini, London.

Selamat menikmati sajian musiknya, jangan lupa lemparkan koin yang telah disediakan oleh mereka.

Mau lihat secuplik aksi mereka? ini dia videonya:

N10. Nrosmel.19102016

 

Meriahnya Comic Con di Inggris

Bertempat di Leisure Centre Kota Gloucester Inggris, pada Sabtu-Minggu, 8-9 Oktober 2016 berlangsung Comic Convention atau biasa disebut Comic Con.

ComicConUK

Ajang ini merupakan tempat yang tepat bagi berkumpulnya para pecinta komik, pecinta film futuristik, pecinta film super hero serta tokoh-tokoh yang ada di dalamnya.

Tak heran jika pengunjung Comin Con banyak yang menggunakan costume play atau biasa disebut cosplay. Untuk memfasilitasi para pengunjung yang merupakan penggemar tokoh-tokoh tertentu, pihak panitia menyelenggarakan kontes cosplay.

Adapun pengunjung yang jumlahnya ribuan ini tidak hanya berasal dari Kota Gloucester saja tapi juga dari berbagai kota, serta berbagai kalangan dan usia.

Untuk menggunakan cosplay banyak diantara mereka yang harus menyiapkannya berbulan-bulan. Salau demikian, mereka senang-senang saja meski harus datang jauh dari luar kota pulak. Ya, karena Comic Con ini adalah ajang yang paling dinanti oleh mereka.

Gloucester Comic Con dimeriahkan aneka stand bertema pernak-pernik, serba-serbi komik, tokoh karakter film, super hero, kostum, kaos tema dan lain sebagainya. Dijual komik-komik seri lama, actions figures, boneka toko karakter, superhero, boot foto dengan para pemain film Red Dwarf dll.

Dalam kesempatan inipun dihadirkan penggiat komik, ilustrator, penggiat film dsb. Termasuk menghadirkan para pemain film Red Dwarf, film seri Inggris bergenre komedi futuristik. Acara meet and great dengan para pemain Red Dwarf inipun berlangsung seru. Selain sharing kisah-kisah lucu dibalik layar juga ada sesi tanya jawab para pengunjung.

Adapun pemenang utama kontes Cosplay dimenangkan oleh Simon dari Kota Coventry yang menggunakan kostum “undertaker” dalam film WWE (Word Wrestling Entertainment).

Mau lihat keseruan acaranya? Ini dia videonya:

Oiya, lokasi diselenggarakannya Comic con ini tak jauh dari sebuah katedral yang dipakai shooting film Harpot ini loh!

Katedral Gloucester, Tempat Shooting Harry Potter

Untuk diketahui, Gloucester memiliki hutan lindung, dimana saat musim semi tiba dipenuhi bunga daffodil yang cantik, berikut ini liputannya:

Indahnya Hamparan Daffodil (Jelmaan Pria Tampan, Narsissus)

Gloucester kerap kali mengadakan event yang berhasil menarik perhatian para wisatawan, berikut ini salah satunya:

Festival Tall Ships Gloucester, Inggris