Ke Clifton Bridge Ikonnya Bristol, yuk!

Sebetulnya Kota Bristol udah jadi kota kedua buat kami. Secara, di sinilah tempat ngumpulnya diaspora Indonesia yang kebanyakan tenaga profesional di bidang kedirgantaraan. Maklum bapak-bapak, ibu-ibu yang tergabung dalam Komunitas Pengajian Al_Hijrah tempat kami bernaung, awalnya mayoritas X IPTN aka PTDI. Tau kan IPTN? Ituloh perusahaan pesawat terbang yang dirintis Pak Habibie?

Jadi, sudah 7 tahun lebih kota ini kami kenal. Bristol-Worcester udah kayak Bandung-Cimahi aja gitu 😀

Tapi entah kenapa, setelah beberapa tulisan perjalanan saya mejenk di berbagai koran dan majalah tanah air serta merambah CJ untuk NET TV, baru kali ini kami sengaja, seurieus meliput Ikon Bristol bernama Clifton Bridge. Lah, kemarin-kemarin kemana aja, pa? bu? 😀

Clifton Bridge adalah sebuah ikon Kota Bristol. Disebut juga Suspension Bridge atau jembatan gantung. Dibangun tahun 1829 hingga 1830. Didesign oleh Sir Isambard Kingdom Brunel. Jembatan ini memiliki panjang 412 meter, sedangkan tingginya 101 meter.

Dilihat dari usianya, jembatan ini sudah tua dong ya? 176 tahun gituloh. Tapi, jangan salah, walaupun sudah tua namun jembatan ini masih beroperasi.

Clifton Bridge dibuat tidak hanya untuk pengguna kendaraan bermotor saja, tetapi juga untuk para pejalan kaki. Terdapat dua ruas pedestrian di sisi kiri dan kanan jalan jembatan yang berpagarkan besi nan kokoh sehingga memberikan rasa aman bagi orang yang melewatinya.

Lokasi jembatan ini posisinya sangat strategis untuk dijadikan objek wisata andalan Bristol. Selain kekuatan wisata dari jembatannya itu sendiri juga karena jembatan ini terletak diantara ngarai yang menawarkan pesona alamnya.

Di jalur pedestrian banyak pejalan kaki, yang kebanyakannya wisatawan, bisa mengambil gambar dan berselfie ria. Tak hanya itu, kitapun bisa melihat pemandangan sungai dan alur jalan dari ketinggian, indah banget pokonya.

Di dekat Clifton Bridge ini ada objek wisata menarik lainnya yang tak kalah seru untuk dijajal, yaitu goa raksasa. Seperti apa penampakkannya? Intip aja artikel saya berikut ini:

Ada Goa Raksasa di Kota Bristol

Pemandangan dari Clifton Bridge ke sekitar ngarai yang indah membuat lokasi ini sering dijadikan tempat syuting film, program tv dan tentunya tempat selfie dong… 😉

Keindahan Clifton Bridge tidak hanya di siang hari saja, tetapi juga ketika sunset dimana kita bisa melihat keindahan Kota Bristol dari ketinggian. Dimana jembatan ini dihiasi 2796 lampu led yang hemat energi. Suasana pada malam hari di sekitar jembatan menjadi semakin romantis.

Gimana romantisnya jembatan ini kala senja? Cekidot dimarih! 😀

Net10. NAdes,13092016

Oiya, kalau udah lelah dan lapar jalan-jalan di Kota Bristol, kamu bisa makan di restoran halal bercita rasa Timur Tengah, ini dia bocoran tempatnya:

Kuliner Libanon di Bristol Inggris, Round Four, Cukup Untuk 7 Perut

Menakjubkan, Pesona Ngarai Partnachklamm Di Jerman

Di Jerman Selatan terdapat sebuah destinasi wisata alam yang sangat menakjubkan. Namanya Partnachklamm, atau Ngarai Partnach.

Dari Kota Munich diperlukan waktu satu jam perjalanan untuk mencapai wisata alam yang memesona ini. Sebelum tiba di Ngarai Partnach kita harus melewati jalan pedesaan yang masih sangat asri. Dimana jalanan desa ini hanya boleh dilalui oleh kereta kuda atau berjalan kaki.

Jika ingin menggunakan kereta kuda atau delman ala Jerman pengunjung harus merogoh kocek sekitar Rp. 50.000. Tapi jika ingin bersantai menikmati pemandangan alam sekitar, berjalan kaki juga asik. Jika berjalan kaki diperlukan waktu sekitar sekitar 20 menit hingga tiba di gerbang menuju ngarai.

Pemandangan desa menuju ngarai ini menyajikan pesona alam yang sangat indah. Rerumput hijau, kicau burung serta suara air sungai yang menggelontor menambah sejuk suasana.

Tiba di gerbang menuju ngarai kita masih harus berjalan lagi hingga tiba di ngarai. Meski jalanan menanjak namun lelah akan terbayar oleh pesona alamnya. Ngarai Partnach terbentuk melalui proses alam yang terjadi jutaan tahun yang lalu.

Pengunjung akan dibuat takjub oleh tingginya tebing bebatuan yang mengapit sungai sempit. Bentukan batuan alam raksasa banyak terdapat di sini. Panjang ngarai ini 702 meter, dengan lekuk-lekuk batuan raksasa yang beraneka bentuk sehingga tak bosan menjelajahinya.

Sedangkan tebing-tebing curam tersebut tingginya sekitar 80 meter. Ngarai yang terdiri dari tebing-tebing mencakar langit ini mengapit sungai-sungai sempit. Meski sungainya sempit namun aliran sungainya sangat kencang. Air sungainya menggelontor menghasilkan suara alam yang mengemuruh.

Demi keselamatan pengunjung,  jalanan di pinggir jurang diberi pembatas sehingga wisatawan yang ingin berfoto atau menikmati sensasi indahnya sungai sempit yang berada di bawah jurang tersebut merasa aman.

Selama berjalan di ngarai ini hati-hati ya.. karena jalanannya sempit, menanjak, juga licin, terlebih jika turun hujan. Di ngarai ini terdapat banyak goa-goa yang merupakan akses jalan menuju ngarai. Rembesan-rembesan air dari bebatuan di atasnya bisa kita rasakan.

Bebatuan raksasa, tebing yang tinggi, jurang yang curam, aliran sungai yang bening, kencang dan bergemuruh merupakan sebuah fenomena alam yang sangat indah menakjubkan.

Untuk memasuki wisata alam ini pengunjung harus merogoh kocek £4 euro (sekitar 58.000 rupiah)

Menyadari potensi wisata alam yang sangat indah ini pemerintah setempat membuka Ngarai Partnach sebagai destinasi wisata sejak tahun 1912. Saking terkenalnya Ngarai Partnach banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara dari dulu hingga kini.

Wisata Ngarai Partnach dibuka sepanjang tahun. Baik di musim panas maupun musim dingin dengan pemandangan yang berbeda tentunya. Dimana saat musim dingin kita akan temui batuan-batuan raksasa itu berselimut salju. Serta indahnya bentukan stalaktit-stalaktit es di ujung-ujung bebatuan itu.

Fasilitas lainnya yang ada di sini ialah cafe dan toilet yang berada di pintu gerbang masuk ngarai.

Mau intip bagaimana indahnya Ngarai Partnach? berikut ini videonya!

Net5. NAdes,14092016

Nikmati Indahnya Taman tertua di London

Taman adalah salah satu tempat yang banyak diburu warga Inggris ketika musim panas tiba. Betapa tidak, karena di sini kita bisa menikmati hangatnya matahari serta suasana sekitar yang sangat mendukung. Bunga-bunga indah bermekaran dimana-mana. Unggas-unggas berenang tenang di danau, mereka berkeliaran hidup bebas, ramainya pengunjung taman juga sajian musik yang bikin asik suasana.

Seolah tahu akan kebutuhan warganya, London memiliki banyak taman kota diantaranya adalah St James’s Park yang letaknya dekat dengan Buckingham Palace yang tak lain adalah kediaman Ratu Inggris.

St Jame's Park London

Otomatis keberadaan taman yang letaknya strategis ini menjadi destinasi andalan para wisatawan dalam dan luar negeri. Tak heran jika dalam setahunnya St James’s Park dikunjungi jutaan pengunjung.

Menilik ke belakang, ternyata taman kota ini telah ada sejak tahun 1603. Itulah sebabnya St James’s Park merupakan taman tertua diantara 8 Royal Park lainnya yang ada di kota London. Wah, taman ini umurnya sudah 5 abad ya?

Luas St James’s Park 23 hektar atau 230.000 meter persegi. Luas banget kan? itulah sebabnya mengeksplor taman ini tak cukup hanya sejam-dua jam. Luangkanlah waktu yang banyak di sini.

Penasaran liat penampakan tamannya? klik aja video hasil jalan-jalan saya ke St James’s beberapa waktu lalu itu. 

Selain mengeksplor setiap sudut taman yang tawarkan aneka keindahan, di sini pun kita bisa nikmati sajian musik semi orkestra yang dibawakan oleh korps tentara dari berbagai angkatan.

Band instrumen memainkan aneka jenis musik dari segala masa dan segala aliran. Diantaranya musik klasik, jazz, musik slow bahkan theme song film Inggris yang legendaris seperti Charlie Chocolate  Factory dll.

Sementara musik terus dimainkan pengunjung menikmati musik sambil duduk-duduk santai mengelilingi gazebo tempat para musisi abdi negara ini menghibur. Sebagian penonton ada yang duduk di rerumput taman, ada yang sengaja membawa kursi lipat dari rumah (khusus londoner), ada juga yang menggunakan kursi sewa yang disediakan. Adapun kursi lipat yang disewakan tersebut harganya £1,60 sejam pertama (sekitar Rp.28.000).

Sudut lainnya yang banyak disajikan spot duduk bersantai ialah di sepanjang danau dimana unggas-unggas berkeliaran dengan bebasnya. Ya, di tengah St James’s Park terdapat danau yang cukup besar.

Kedua sisi danau dihubungkan oleh jembatan. Dimana jembatan ini dijadikan spot yang asik untuk mengambil photo. Karena tepat di kiri dan kanan jembatan terlihat ikon London yang letaknya berlawanan arah. Di sebelah Barat terlihat dari kejauhan Buckingham Palace sementara di sebebalah timurnya terlihat dari kejauhan London Eye.

Pendek kata, berwisata ke St James’s Park saat musim panas sangat tepat dan lengkap. Nikmati suasananya, keindahan danaunya, keindahan pemandangannya, bunga-bunga indah bermekaran dimana-mana, ungas-ungas hidup liar di alam bebas, nikmati sajian musik sambil bersantai, berjemur sambil piknik makan siangpun asik.

Setelah puas bersantai di St James’s Park merapatlah ke Buckingham Palace yang jaraknya hanya selemparan batu. Dengan berjalan kaki beberapa menit tibalah kita di sana.

Tak kalah populer dengan St James’s Park, Istana Buckingham juga menjadi incaran destinasi bagi wisatawan lokal dan manca negara. Istana Buckingham tak pernah sepi dikunjungi para wisatawan sepanjang tahun. Karena ke London tanpa ke Buckingham Palace rasanya tak syah.

Selain destinasi di atas, masih ada taman lainnya yang asik untuk Anda kunjungi di London, ini diantaranya:

Wisata Gratisan Di London

Sedikit bocoran nih buat kamu yang mau melancong ke London, asal cari destinasi  gretongan, modal kamu keliling London sampe gempor cuman £11 doang 😉

Keliling London £11

Mau Angkat 13Kg Emas? Ke Museum ini Aja!

Bertempat di Bartholomew Lane Kota London, terdapat Bank of England yang berdiri sejak tahun 1694. Di salah satu bagian Bank of England ini terdapat sebuah Museum bernama Bank of England Museum.

Museum terbuka bagi umum dan tidak dikenakan biaya masuk. Buka setiap hari kerja mulai pukul 10 pagi hingga pukul 5 sore.

Berwisata ke Museum Bank of England ini kita akan dibuat takjub dengan keindahan bangunannya yang kokoh dan klasik berusia 4 abad. Adapun interior dan tampilan dalam museum dibuat modern. Serta seting ruangannya dibuat menarik agar tidak menjemukan bagi pengunjung.

Salah satunya dengan disediakannya beberapa  komputer layar sentuh yang bisa diakses oleh pengunjung. Dari sini pengunjung bisa mendapatkan segala informasi mengenai perbankan Inggris sejak dulu kala hingga kini.

Selain dibuat takjub pada bangunannya yang klasik dan kecanggihan fasilitasnya, pengunjung pun akan disuguhkan sejarah, tokoh-tokoh yang berjasa dalam perbankan Inggris, artefak, peralatan memproduksi uang, koin-koin kuno, koin emas berusia 4 abad serta setumpuk  emas batangan dll.

Emas batangan yang merupakan emas murni ini dicetak dalam ukuran standar 13kg dan dinamakan London Good Delivery (LGD) bar. Untuk diketahui, LGD bar ini merupakan benda berharga yang diperjualabelikan di London Bullion Market. Menariknya, dari sekian banyak LGD yang tersimpan di Bank of England satu diantaranya boleh disentuh/diangkat oleh pengunjung museum.

Tak pelak, para pengunjung  mencoba kesempatan langka ini. Namun tak semua pengunjung bisa mengangkatnya (terutama anak-anak) karena logam mulia yang padat berkilau tersebut beratnya 13 kg.

Demi keamanan, emas batangan tersebut disimpan dalam display ( kotak kaca tebal) yang hanya bisa dimasuki sebuah lengan, serta dilengkapi 4 buah CCTV. Yang lebih menariknya lagi, tepat di bawah display emas LGD bar tersebut terdapat ruang bawah tanah yang menyimpam 400.000 batang emas LGD bar.

Namun ke 400.000 batang emas tersebut bukan milik Bank of England seluruhnya, melainkan aset Inggris, milik Bank Central negara-negara lain di dunia serta milik Institusi Keuangan lainnya.

Jadi, jika anda ingin merasakan menyentuh dan mengangkat emas murni seberat 13kg datang saja ke Museum Bank of England ini.

Penasaran seperti apa tempatnya? klik aja YouTubenya!

Mau tau kira-kira habis berapa keliling London? Baca aja pengalaman jalan-jalan saya berikut ini:

Keliling London £11

Oiya, saya pernah merasa kemahalan bayar tube aka underground alias kereta bawah tanah loh. Lalu, apa yang saya lakukan? Tentu saja claim, dan saya pun dapat uang ganti. Selengkapnya silakan baca artikelnya berikut ini:

Di Inggris, Kemahalan Naik Kereta? Minta Refund Aja!