Senin kemarin adalah Bank Holiday Monday yang bertepatan dengan liburan sekolah. Kebetulan pula si Yayang ngabisin jatah cuti, jadi hari itu kami pergi ke kota sebelah, Gloucester. Ni ya.. orang Inggris tuh kadang hambur kata, itu ditulisnya Gloucester, dibacanya cukup Gloster doang 😀
Hari itu cuaca Inggris cepet sekali berubah. Sebentar panas, sebentar mendung. Sebentar angin sepoi, sebentar angin kencang. Tapi okelah, dibandingkan dengan hari sebelumnya yang gerimis seharian.
Dari Worcester (nah ini lagi, dibacanya cukup Wuster aja) ke Gloucester ditempuh dalam waktu 40 menit saja. Untuk memasuki festival tahunan ini kami harus membayar tiket masuk £2 per orang, sedangkan untuk anak di bawah 16 tahun, gratis. Setelah membeli tiket, kami diberi gelang kertas berwarna hijau. Hal dimaksudkan karena festival ini bertempat di arena terbuka di dermaga. Jadi kita bisa keluar masuk sesuka hati ke banyak area hiburan di tempat itu dengan hanya menunjukkan gelang tersebut.
Festival ini berlangsung di Gloucester Historic Dock, sebuah dermaga besar yang letaknya dekat pusat Kota Gloucester. Ada belasan kapal yang dipamerkan di sana. Kapal-kapal yang usianya seabad itu masih terawat rapi dan masih beroperasi. Pengunjung boleh menaiki kapal-kapal tersebut, tapi dengan biaya lebih. Untuk menaiki kapal bermaterialkan kayu dan bertiang layar amat tinggi ini tiketnya £6 yang dibeli ketika memasuki area festival.
Banyak atraksi yang disajikan. Diantaranya ialah Pirate ship battle. Pertunjukkan ini seru sekali. Dimana dua kapal bajak laut berperang hebat. Suara meriam (cannon) berdentum-dentum. Setidaknya masing-masing kapal bajak laut itu melepaskan 5 kali tembakan meriam. Tentu saja meriam yang digunakan bukan meriam sebenarnya yang membahayakan lawan dan penonton festival. Tapi meriam bohongan yang hanya mengepulkan asap dan dentuman suara yang hebat.
Atraksi air yang berlangsung di dermaga Gloucester lainnya adalah flyboarding. Pertunjukan ini tak kalah seru. Dimana seorang atlet flyboarding terbang di udara dengan kekuatan tekanan air dari bawah.
Atraksi lainnya adalah pentas musik. Area panggung diseting sedemikan rupa hingga menarik. Diberi rumput sintesis, diletakkan banyak bangku pula. Jadi yang tidak kebagian tempat duduk, penonton bisa duduk-duduk santai di rumput tersebut sambil menikmati sajian musik dan curahan sinar matahari yang semakin siang semakin hangat.
Area panggung dilingkup stand bazaar aneka makanan dan minuman. Pas benar. Makan minum, duduk-duduk santai, berjemur, menikmati sajian musik.
Di bagian area lainnya masih ada panggung kecil, pameran barang antik, mobil antik, serta puluhan stand bazaar lainnya yang tidak hanya menjual makanan dan minuman tapi juga kerajinan tangan, pernak-pernik, pakaian, tas dsb.
Korsel, bouncy castle, serta permainan anak lainnya ikut memeriahkan suasana. Tukang balon, tukang es krim, permen, cotton candy memberi warna lainnya.
Yang tak lah seru, banyak panitia yang hilir mudik memakai pakaian bajak laut yang heboh. Banyak anak-anak minta berfoto bersama mereka. Sesekali para bajak laut gadungan itu berakting drama di tengah jalan.
Buat yang pengen penasaran seperti apa serunya festival ini silakan intip dimari:
Cornwall adalah sebuah provinsi di Barat Daya England. Karena posisinya di semenanjung, ia menyimpan pesona pesisir pantai yang indah. Tak heran, Cornwall diburu pelancong. Tak heran pula, seperempat pendapatan daerahnya didapat dari bidang pariwisata. Kali ini saya tidak akan membahas wisata alamnya, tapi akan membahas makanan khasnya.
Pastel ala Inggris
Tentunya kita sudah tahu dan biasa makan kue pastel, kan, ya?
Eternyata… setelah saya pindah ke Inggris, saya menemukan kue yang mirip dengan kue pastel. Namanya Cornish Pasty. Tapi, kue pastel Inggris ini ukurannya lebih besar. Kira-kira seukuran telapak tangan orang dewasa. Kulit pastynya lebih tebal hingga mengenyangkan. Isiannya terdiri dari daging cincang, kentang, wortel, swede, daun bawang dll.
Kalau buat kami sekeluarga, kami biasa membeli isian cheese & onion dengan pertimbangan kehalalannya tentunya. Kami punya toko kue langganan. Biasanya kami membeli di akhir pekan sambil belanja mingguan. Jika membeli Cornish Pasty sekitar jam 10 pagi, hmmm.. wangi aromanya bikin air liur netes. Masih hangat pula.
Di sebuah musim panas, kami travel ke Cornwall. Dari sekian titik destinasi wisata kami, Land’s End adalah salah satunya. Di titik terujung Barat Daya Inggris inilah saya baru tahu, bahwa Cornish Pasty ini adalah makanan khas orang Cornwall. Untuk artinya, Cornish itu sebutan bagi orang Cornwall. Sedangkan Pasty adalah sebutan untuk jenis kue yang bentuknya dibalut adonan terigu.
Land’s End Pulau Terujung Inggris
Dari sinilah kisah pastel Inggris itu bermula
Di abad pertenggahan Cornwall terkenal sebagai daerah penghasil barang tambang. Para penambang bekerja dari pagi hingga sore di dalam perut bumi. Bekal makan siang mereka haruslah yang praktis, padat, mengenyangkan dan tidak mudah basi. Mengandung karbohidrat, sayur dan daging, maka terciptalah Cornish Pasty.
Sejak itulah Cornish pasty lahir di tanah Cornwall yang kemudian menyebar ke suluruh negara bagian Inggris lainnya. Tidak hanya para penambang di jaman dulu, kini, karena, enak, padat, praktis dan bergizi, para pekerja kantoran biasa makan siang dengan si Cornish pasty ini.
Makan cornish pasty enaknya selagi panas. Seperti waktu kami di Land’s End tempo hari itu. Untuk menikmati cita rasa Cornish Pasty yang otentik kami membelinya di sebuah cafe yang menawarkan aneka varian isian. Kami membeli beberapa Cornish Pasty rasa Cheese and Onion seharga £ 3,90 per buah. Sengaja kami membelinya take away. Seterusnya kami duduk-duduk di tepian tanjung sambil menikmati chesse onion pasty yang masih hangat sehangat mentari siang itu. Hmm … lezat.
Seperti di KIBAR Gathering sebelum-sebelumnya, tamu pembicara/ustadz yang diundang biasanya melakukan safari ceramah dari satu komunitas pengajian ke komunitas pengajian lainnya yang tersebar di beberapa kota di Inggris Raya.
Begitupun KSG kali ini. Ustadz Habiburrahman El Shirazy berceramah di pengajian Al Hijrah kami di Kota Bristol, setelah sehari sebelumnya memberikan ceramah di Kota Manchester.
Kang Abik bersama Ibu-Ibu Alhijrah Inggris
Pada Majelis Taklim yang beranggotakan keluar muslim Indonesia yang tinggal di Kota Bristol dan sekitarnya ini, Ustadz Habiburrahman El Shirazy yang biasa disapa Kang Abik ini mengangkat tema tentang cinta yang tepat.
Kepada siapakah dan seperti apakah cinta yang tepat itu?
Dalam ceramah yang berdurasi satu jam tersebut banyak point yang disampaikan oleh Kang Abik. Namun secara garis besarnya ialah, bahwa: cinta yang tepat, cinta yang benar bisa mengangkat derajat kita di akhirat kelak.
Anas bin Malik
Karena ibunya Anas sangat menginginkan anaknya dekat dengan Rasulullah, maka semenjak kecil Anas dititipkan/diasuh/tinggal bersama Rasulullah SAW. Rasulullah SAW memperlakukan Anas seperti anaknya sendiri. Kedekatan ini sampai-sampai Anas bergelar khadimnya (asistennya) Rasulullah.
Anas bin Malik adalah sahabat nabi yang memiliki keistimewaan didoakan oleh Rasulullah SAW, “Ya Allah, panjangkan umurnya, banyakkan hartanya dan anaknya.” Anas bin Malik adalah sahabat nabi yang paling terakhir meninggal.
Karena Anas tinggal bersama Rasulullah maka Anas bin Malik termasuk sahabat nabi yang banyak meriwayatkan hadits. Diantaranya hadits berikut ini: “Sesungguhnya engkau kelak akan berkumpul/bersama dengan orang yang engkau cintai.”
Dibawah redaksi itu ada komentar Anas, “Aku sangat menyukai hadits ini. Aku mencintai Rasulullah, aku mencintai Abu Bakar, aku mencintai Umar. Meskipun aku belum bisa beramal seperti mereka. Tetapi dengan cintaku kepada mereka aku berharap kelak diakhirat, aku akan berkumpul bersama mereka.
Masya Allah, betapa tawadhunya beliau. Sahabat nabi yang tingkat keshalehannya sedemikian rupa, berucap demikian. Bagaimana dengan kita? amalan kita? selama ini, siapa orang yang kita cintai? idolakan? sudah kah kita menemukan orang yang tepat untuk dicintai?
Kesimpulan, bahwa cinta yang benar (seperti cinta Anas bin Malik kepada Rasulullah SAW) cinta itu bisa mengangkat derajat seseorang di akhirat.
Lalu, bagaimana dengan kita? Apakah kita telah mencintai sosok yang tepat? seseorang yang akan mengangkat derajat kita di akhirat kelak?
Point lainnya dalam ceramah ini ialah:
Diceritakan bagaimana umat manusia meminta syafaat kepada para nabi, dan siapakah nabi yang bisa memberikan syafaat itu? Serta doa Rasulullah apakah yang disimpan hingga akhir jaman?
Sebagai bentuk mencintai sosok yang tepat ialah mencintai seluruh Nabi dan Rasul Allah. Mulai dari nabi Adam, Ibrahim hingga Isa dan Muhammad yang selaras dengan rukun iman keempat.
Walaupun Imam Syafi’i termasuk orang shaleh dan berilmu tinggi, tapi beliau sangat tawadhu, “Aku mencintai orang-orang yang shaleh dan aku bukan bagian dari mereka,” Kenapa? “Karena, semoga dengan cintaku kepada mereka kelak aku dapatkan syafaat dari mereka.”
Tak hanya manusia yang mencintai Rasulullah, tapi juga batu-batu dan pepohonan serta benda lainnya seperti kisah batang pohon kurma yang menangis. Mendengar bagian cerita ini saya menjadi haru dan berpikir dalam. Jika sebatang kurma itu bisa mencintai Rasul sedemikan rupa, lalu saya bagaimana? Sungguh saya merasa amat sangat jauh, jauh.
Satu kisah lainnya yang dipaparkan Kang Abik adalah tentang seorang sahabat nabi yang ingin meng-qisas Rasulullah. Qisas = membalas sesuatu dengan setimpal. Cubit dengan cubit, pukul dengan pukul. CMIIW.
Peristiwa ini menjelang Rasulullah wafat dan Rasulullah merasakan hal ini. Kemudian beliau pergi ke mesjid dan menyampaikan kata maaf jika selama ini beliau punya salah dan khilaf. Dan sekiranya jika ada yang ingin melakukan qisas, Rasulullah akan menerimanya. diluar dugaan, tiba-tiba yang mengangkat tangan.
Sahabat Nabi: “Wahai Rasulullah, dulu, waktu perang badar, ketika itu engkau merapikan barisan. Aku agak maju ke depan, engkau memukul perutku. Aku ingin qisas.”
Tentunya permintaan SN tersebut membuat gerah semua yang hadir terutama Khulafaur Rasyidin. Abu Bakar maju dan menawarkan diri sebagai penganti qisas nabi. Tapi SN tersebut menolaknya. Karena Rasulullah yang melakukannya, maka Rasulullah yang harus menerima qisasnya. Umar pun maju. Lagi-lagi ditolak SN tersebut. Bahkan Ali siap melakukannya qisas dua kali lipat dari yang pernah diterima SN tersebut, tapi tetap ditolak. Rasulullah yang melakukannya, maka Rasulullah yang harus menerimanya.
Rasulullah menengahi dan beliau siap untuk diqisas dengan ikhlas.
SN: “Wahai Rasulullah, dulu engkau memukulku menggunakan tongkat. Aku ingin aku melakukan hal yang sama.”
Lagi-lagi jamaah yang hadir greget dan geram. Kok ya tega-teganya. Rasulullah siap dan mengatakan tongkat tersebut ada di rumahnya. Beliau menyuruh Ali, menantunya, untuk mengambil tongkat tersebut. Setelah didapat, Ali menyerahkan tongkat tersebut.
Ternyata, tidak cukup sampai di situ, SN tadi masih ada permintaan lainnya.
SN: “Wahai Rasulullah, dulu, waktu engkau memukul aku, aku telanjang dada. Tidak ada penghalang selembar kain pun. Sekarang, aku ingin melakukan hal yang sama.
Astagfirullahh… Ya Salammm… apa tidak cukupkah ia membuat Rasulullah bersusah hati. Demikian pula jamaah yang hadir di sana. Semuanya makin geram.
Kemudian Rasulullah bersiap melepaskan jubahnya agar bertelanjang dada untuk memenuhi permintaan SN yang akan melakukan hukum qisas ini pada dirinya. Begitu Rasulullah membukanya, sahabat nabi ini bukannya memukul perut Rasulullah, tapi memeluk Rasulullah SAW seraya berkata,
“Wahai Rasulullah, manalah mungkin aku memukulmu. Aku melakukan hal ini tak lain agar kulitku bersentuhan dengan kulitmu. Aku berharap kulitku yang telah bersentuhan dengan kulitmu kelak tidak akan kena api neraka.”
Masya Allah… begitu besar kecintaannya ia kepada Rasulullah SAW
Kisah Bilal dan suara sendalnya di surga
Masih ada kisah cinta lainnya dalam ceramah Kang Abik kali ini. Tentang sahabat nabi bernama Bilal. Kisah haru ini cukup panjang, selengkapnya nanti saya sertakan video youtubenya.
Kang Abik memang pandai berkisah dengan penuturan yang lembut, runut, mampu mencipta haru tapi sesekali ada candanya juga, sehingga pendengar tidak dibuat jenuh hingga akhir ceramah.
Sesi terakhir ceramah bersama adalah sesi tanya jawab/interaksi. Dari sekian banyak pertanyaan, satu diantaranya ialah:
Betapa beruntungnya orang-orang yang hidup di masa Rasulullah. Jika saja kita hidup dimasa itu, mungkin tingkat keimanan kita bisa lebih tinggi dibandingkan dengan umat yang hidup di jaman ini yang penuh godaan/tantangan hidup. Jadi bagaimana dengan kita-kita ini yang hidup di jaman sekarang?
Kang Abik menjelaskan:
Suatu ketika Rasulullah SAW berkumpul bersama para sahabatnya. Kemudian beliau berucap.
Rasulullah: “Wahai Abu Bakar, aku rindu kepada saudara-saudaraku.”
Abu Bakar: “Bukankah kami-kami ini adalah saudara-saudaramu?”
Rasulullah: Kalian adalah sahabat-sahabatku. Tapi bukan saudara-saudaraku. Saudara-saudaraku adalah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman padaku dan mereka mencintaiku.
Masya Allah.. Seorang Rasul Allah, kekasih Allah, Muhammad Rasulullah SWA merindukan saudara-saudaranya. Siapa mereka? Bisa jadi kita salah satunya? Aamiin Ya Allah Ya Rabbal Alaminn.
Jika tiket menuju surga itu telah tersedia untuk kita, maka janganlah disia-siakan.
Kesempurnaan hanya milik Allah, kesalahan ada pada diri saya. Jika penulisan narasi ada kesalahan saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya lakukan hal ini tak lain ingin berbagi hasil ceramah yang saya datangi di pengajian Al Hijrah Bristol, Inggris, minggu lalu.
Selengkapnya, anda bisa saksikan video ceramah Kang Abik yang saya rekam bersama Majelis Taklim Al Hijrah Bristol, Inggris, berikut ini:
Sejak tahun 2012 saya sudah membuat artikel citizen journalism untuk media cetak di tanah air. Buat saya, si anak bawang yang baru nyemplung ke dunia tulis-menulis, citizen journalism sangat efektif dalam mengasah kemampuan tulisan saya. Dan itu terbukti. Karena sekali tayang di media, ada rasa yang memacu saya untuk bisa menampilkan tulisan lainnya lagi, lagi dan lagi.
Selain sebagai media untuk mengasah kemampuan menulis, citizen journalism (CJ) juga sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan kepercayaan diri. Bahwa, nih, tulisanku masuk media cetak 😉 Karena sejatinya, semua genre tulisan mengacu pada 5H 1W. Jadi, menulis itu ya.. begitu-begitu aja. Seiring waktu, saya menulis tulisan perjalanan, cerpen anak, cerpen dewasa, resensi buku, liputan, dll.
Dulu, media CJ saya berupa artikel/tulisan, tapi setelah saya kenal dengan seseorang, rupanya ada CJ berformat video. Aha!
Allah Maha Pengasih, Maha Pemurah. IA memberikan saya waktu yang tepat. Dipertemukan dengan orang yang tepat. Dan dihadapkan pada acara yang tepat untuk mempraktikkan ilmu yang baru saja saya dapatkan itu.
Dengan modal Hp doang saya hadir di sebuah event kumpul-kumpul orang Indonesia di Bristol. Saya datang, saya ambil scene. Besoknya saya meramu video, lalu mengirimkannya ke media tersebut. Tak lama langsung tayang. Dan berikut ini penampakkannya:
Eitu, nama kontributornya pake nama penaku dulu/id twitterkyu, salah ketik pulak 😉
Ada rasa yang sama seperti halnya ketika artikel kita dimuat di media. Hmm, kudu bikin lagi nih. Kirim lagi nih. Nah, saya pun demikian. Beruntungnya, seminggu kemudian, ada lagi event yang tak kalah besar, KSG 2015.
Di sana saya melakukan aksi yang sama. Meliput, meramu video, menambahkan sedikit narasi lalu mengirimkannya ke media tersebut. Cuman video CJ kali ini lumayan lama waiting listnya. Jika Video pertama tayang dalam hitungan jam setelah dikirimkan. Video kedua ini harus duduk manis di waiting list seminggu lebih. Ga papa juga sih. Karena pada akhirnya berhasil mejeng juga.
Kesenangan lainnya dalam mengirimkan CJ berformat video ini, karena visual, jadi ada keseruan tersendiri. Masuk tipi.. masuk tipii… 😀
Walaupun saya di belakang kamera (gak bisa dadah-dadah sama keluarga di tanah air) tapi saya cukup senang karena teman-teman saya yang terekam di video saya tersebut tayang di tanah air. Mak.. anakmu di Inggris ini masuk tipi…. 😀
Biarlah saya ngak bisa dadah-dadah di televisi Indonesia yang penting transferannya 😉 soal besaran honornya, japri ya.. Japri..;)
Dan berikut ini adalah penampakkan Video CJ saya yang tayang 12 Mei 2015.
Buat kamu-kamu yang mau melakukan hal serupa silakan klik link ini dan ikutin step by stepnya.
http://sg.netcj.co.id/