Tag Archives: london

Romantisnya London Eye Kala Senja

Sebagai kota besar di Eropa sekaligus kota terbesar di Inggris London memiliki banyak ikon yang banyak diburu wisatawan lokal dan mancanegara. Diantaranya ialah Trafalgar Square, Big Ben, Gedung Parlement, London Eye, Sungai Thames dsb dan masih banyak lagi lainnya.

Beberapa tempat yang disebutkan di atas itu bisa kita jajal dalam sekali jalan. Dimulai dari Trafalgar Square yang merupakan alun-alunya Kota London. Ke london tanpa mampir ke sini rasanya tidak syah. Trafalgar square tak hanya diburu wisatawan saja tapi juga dijadikan tempat nongkrong yang asyik bagi londonernya itu sendiri. Terlebih di sore hari di saat musim panas seperti ini. Di sini akan kita temui art performance. Seperti musisi jalanan, pelukis jalanan dll.

Trafalgar itu sendiri dilingkup beberapa ikon london lainnya yang sangat terkenal diantaranya  National Gallery, monumen menjulang lengkap dengan patung 4 singa ukuran besar serta kolam air mancur yang sangat besar di tengah alun-alun ini.

Duduk-duduk sore hari saat musim panas seperti saat ini terutama di pinggiran kolam air mancur terasa menyegarkan. Dimana cipratan air mancurnya kadang menerpa kita ketika tertiup angin.

Selain duduk-duduk menikmati suasana berfoto di sini adalah hal wajib yang dilakukan para wisatawan.

Setelah puas menikmati suasana Trafalgar Square, saatnya melaju ke arah selatan untuk mencapai London Eye yang ikonik itu. Jarak keduanya cukup dekat. Dengan berjalan kaki 15 menit sampailah kita di London Eye.

Sebelum tiba di London Eye mata kita disajikan pemandangan ikon london lainnya. Salah satunya ialah Downing Street yang tak lain adalah kantor Perdana Menteri Inggris yang juga jadi sasaran foto para wisatawan.

Tak jauh dari Downing Street menjulang Big Ben terlihat dari kejauhan. Hiruk pikuk wisatawanpun makin terasa. Banyak spot yang cantik untuk mengabadikan Big Ben. Salah satunya di perempatan yang terdapat phone box merah khas Inggris yang ikonik itu.

Langkah makin merapat ke westminster bridge yang ramai diserbu wisatawan karena di sini merupakan spot yang pas untuk mengambil foto Gedung Parlement, London Eye dan Sungai Thames.

Saat senja makin merapat suasana makin terasa romantis karena udara makin sejuk terasa dan lampu remang mulai menerangi Big Ben dan Gedung Parlement yang kuning keemasan.

Begitupun London Eye dan gedung di sekitarnya, pantulan sinar lampunya jatuh di permukaan Sungai Thames yang indah dimana kapal-kapal dan boat melaju tenang di atasnya.

london eye at night

Tak lupa kios suvenir yang berada di sisi Westminster Bridge terkena imbas ramainya diserbu wisatawan yang ingin membeli cindera mata khas Inggris.

Jadi, jika ingin menikmati sisi lain keindahan kota london cobalah jalan di sore hingga malam hari. Khususnya di Sungai Thames yang melingkup London Eye, Gedung Parlement dan Westminster Bridge ini.

 

N10. NRosmel. 12082016

Sebelum saya JJS ke sini terlebih dahulu saya ikut merayakan HUT RI di Wisma Nusantara bersama Ana n Fia, tau kan mereka?
Iya betul! mereka yang lolos Britain’s Got Talent itu loh..
Mau intip kegiatan saya tersebut? ini dia!

Ana & Fia BGT Meriahkan HUT RI di London

 

Wisata Lengkap di Covent Garden London

Dari sekian banyak wisata belanja di London, Covent Garden adalah salah satu yang patut dijajal. Wisata belanja di sini terasa lebih memuaskan karena terdapat banyak toko yang menjual barang bermerek berupa pakaian, tas, sepatu, perhiasan, parfum dan lain-lain. Interior dan bentuk bangunannya pun keren dan klasik.

Selain sebagai destinasi wisata belanja, Covent Garden juga merupakan destinasi wisata kuliner. Karena di sini banyak terdapat restoran dan cafe. Mulai kelas yang berkelas juga kelas menengah. Aneka ragam kuliner tersaji di sini. Beberapa diantaranya posisinya berada di tengah hall yang disekat dinding kaca.

Selain dijadikan destinasi wisata belanja dan wisata kuliner, objek menarik lainnya dari Covent Garden ini menawarkan segala jenis hiburan. Seperti musisi jalanan yang memainkan musik klasik lengkap dengan biola, celo dan flutenya. Musik klasik yang dimainkan oleh anak-anak muda ini akan menemani Anda saat menikmati sajian makanan di cafe dan restoran yang melingkup di tengah hall pusat perbelanjaannya. Gaung alunan musik klasik itupun akan menemani Anda selama berbelanja di sana.

Mau liat seperti apa kerennya pertunjukan musik klasik yang mereka mainkan?
Ini dia!

Klo mau intip-intip hasil jalan-jalan saya jelajahi Inggris follow aja IG saya @rosmeryashalba 😉

Adapun hiburan lainnya berupa atraksi akrobat, sulap ala Houdini, penampilan lagu opera dan lain sebagainya yang mampu menghibur para pengunjung.

Seolah ingin merangkul banyak kalangan, di kompleks perbelanjaan inipun terdapat barang-barang kualitas menengah agar terjangkau bagi semua kalangan wisatawan yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Untuk barang-barang kelas menengah ke bawah ini letaknya berada di sebelah bangunan utama Covent Garden. Barang yang ditawarkan di sini beraneka ragam dengan harga yang bervariasi dan agak ringan di kantong. Sepertinya produk-produk yang dijual di sini menyasar turis anak sekolahan dari negara-negara tetangga yang kerap mengagendakan study tour ke destinasi wisata belanja ini.

Makanya jangan heran jika saat Anda berwisata  ke sini akan kita temui banyak bergerombolan anak-anak sekolahan dari luar negeri. Adapun selain barang-barang yang disebutkan diatas tadi, barang-barang lainnya yang dijual di komplek perbelanjaan ini diantaranya aneka jenis suvenir dan segala rupa produk seni dan kerajinan tangan. Banyak juga diantaranya yang merupakan produk lokal.

Mau liat secuplik jalan-jalan kami tempo hari di Covent Garden? Intip aja youtubenya..

N12. NAdes.15062016

Mau lihat wisata belanja lainnya yang berkonsep unik di London? Ayok ikuti saya jalan-jalan ke sini!

Boxpark, Puluhan Peti Kemas Bekas Disulap Jadi Pertokoan di London

Intip juga jalan-jalan saya lainnya seputaran London di link berikut ini 😉

Boxpark, Puluhan Peti Kemas Bekas Disulap Jadi Pertokoan di London

Jika anda melancong ke London ada satu destinasi wisata belanja sekaligus wisata kuliner yang patut dijajal. Tak wajib berbelanja,sih. Window shopping pun bolehlah.

Yang penting kita bisa melihat konsep pusat perbelanjaan yang unik dan menarik. Namanya Boxpark yang telah ada sejak tahun 2011.

Boxpark terletak di jantung Kota London sebelah Timur. Tepatnya di kawasan Shoreditch yang termasuk kawasan masyur dan semakin terkenal saja dengan adanya pusat perbelanjaan berkonsep kontainer alias peti kemas ini.

Berbeda dengan retail park atau pusat perbelanjaan lainnya yang menempati toko-toko berbangunan permanen, Boxpark ini merupakan jejeran toko dari peti kemas bekas. Tak heran jika toko-toko di sini bentuknya serupa. Memanjang layaknya sebuah peti kemas. Adapun setiap toko tersebut menempati satu atau dua peti kemas.

Meski bekas peti kemas, namun tampilan tokonya tampak cantik karena diberi sentuhan eksterior dan interior layaknya  toko  kebanyakan.

Di Boxpark ini terdapat sekitar 60 peti kemas yang disulap menjadi toko, outlet, butik, galeri, salon, cafe dll

Baju, kaos, tas, sepatu, jaket, jeans, aksesoris dan kebutuhan anak muda lainnya ada di sini. Ya, boxpark ini memang menyasar konsumen  golongan muda nan gaul. Tak heran jika Boxpark  banyak diserbu anak muda terutama di akhir pekan. Terlebih di lantai atas Boxpark ini merupakan pusat kuliner dengan berbagai ragam jenis makanan dan minuman, termasuk makanan asia.

Kepopuleran Boxpark inipun menjadi daya tarik wisatawan. Baik wisatawan lokal, luar kota (seperti saya) maupun wisatawan manca negara. Ya, kawasan Shoreditch ini banyak diserbu wisatawan.

Boxpark terbagi dua lantai. Lantai bawah merupakan toko, outlet, butik, bistro, beauty salon dll. Sedangkan bagian atasnya merupakan tumpukan peti kemas yang disulap menjadi cafe dan restauran.

Di lantai atas inipun tersedia ruang terbuka yang terdiri dari jejeran bangku makan seperti bangku taman. Tak lain tujuannya adalah untuk tempat kongkow-kongkow anak muda sembari makan minum serta menikmati suasana Shoreditch yang ramai dari ketinggian.

Dan ini dia penampakannya..

NET10. NRosmel08062016

Gimana? apakah Anda akan memasukan list destinasi wisata Boxpark jugakah ketika melancong ke london?

Intip juga wisata belanja London di sini. 

Keliling London enaknya pake transportasi umum, seharian berkeliling abisnya cuman £11. Rinciannya ada di artikel saya berikut ini.

Oiya, saya pernah merasa kemahalan mbayar kereta. Setelah komplen, sayapun dapat refund yang lumayan besar 😉 Artikelnya berikut ini:

Di Inggris, kemahalan bayar kereta? Minta Refund aja!

Ini Dia Terowongan di Perut Sungai Thames

Sungai Thames merupakan sungai terpanjang di Inggris. Sungai sepanjang 346 kilometer ini melintasi banyak kota, salah satunya melintas di Kota London. Hal ini menjadikan Thames sebagai salah satu ikon London. Dimana London Bridge, Gedung Parlemen, London Eye dan masih banyak lagi ikon London lainnya dekat ataupun melewati sungai masyur ini. Tak lupa, di sepanjang sungai inipun kita bisa menaiki cruise sambil berwisata air.

Destinasi-destinasi yang saya sebutkan di atas tadi tentunya sudah sangat familiar sekali di telingga para wisatawan. Namun tahukah anda, ada sebuah destinasi wisata yang unik dan menarik lainnya di salah satu sudut sungai ini yang tidak banyak diketahui para pelancong. Namanya Greenwich Foot Tunnel yaitu terowongan dalam Sungai Thames yang menggabungkan dua daratan. Terowongan ini khusus untuk pejalan kaki.

Awalnya terowongan yang mulai beroperasi pada tahun 1909 ini dibangun untuk memfasilitasi warga (para pekerja) yang tinggal di sisi selatan Sungai Thames menuju dermaga London.

Hal ini menjadi sangat ekonomis, efektif dan efisien. Dibandingkan jika mereka harus menggunakan perahu kecil ataupun kapal ferry (pada waktu itu) yang tentunya memakan waktu dan uang. Dua daratan yang terpisah oleh sungai lebar inipun kini mudah ditempuh.

Seiring berkembangnya London sebagai tujuan wisata, terowongan di perut sungai inipun menjadi salah satu objek wisata yang menarik.

Untuk memasuki terowongan yang buka 24 jam ini tidak dipungut biaya. Diantara terowongan terdapat 2 dom atau bangunan berkubah yang berfungsi sebagai pintu masuk menuju terowongan. Dari dom yang berdinding merah bata dan berkubah kaca ini kita menuju bawah tanah dengan kedalaman sekitar 15 meter. Tersedia tangga manual dan lift yang cukup luas yang bisa memuat hingga 20 orang.

Lepas dari ujung tangga/lift barulah kita memasuki terowongan yang nyaman dan cukup luas. Terang benderang pula. Lebarnya sekitar 3 meter yang terbagi dalam dua jalur, pulang dan pergi. Panjang terowongan ini sekitar 370 meter.

Kontruksi dan struktur bangunannya yang kokoh membuat saya tidak waswas berjalan di dalam terowongan perut sungai yang usianya lebih dari seabad ini.

Menurut catatan, dalam setahunnya sekitar 1,5 juta orang hilir mudik dalam terowongan ini. Baik mereka yang merupakan warga sekitar maupun para wisatawan.

Greenwich Foot Tunnel berada diantara dua taman yang memiliki keindahannya masing-masing. Yaitu sisi masuk dari Island Gardens dan pintu keluar terowongan menuju Cutty Sark Gardens.

Oleh karena itu, lepas dari Greenwich Foot Tunnel jangan buru-buru pulang.  Nikmatilah keindahan pinggiran Sungai Thames dulu. Jika ingin sedikit ramai oleh lalu lalang wisatawan, aneka sajian resto dan menikmati sajian musisi jalanan bersantailah di Cutty Sark Gardens. Namun jika ingin menyepi menikmati ketenangan, bersantailah di Island Gardens.

Di kedua tempat ini terdapat banyak bangku taman yang menghadap sungai lepas. Sementara di seberang sana terdapat bangunan-bangunan yang indah baik yang klasik maupun yang modern.

Mau lihat keindahan Sungai Thames dari sisi yang lain? Ini dia! Intip deh videonya 😉

Eloknya Tepian Sungai Thames di Oxford

Naik Apa?

Jika Anda melancong ke London, menggunakan transportasi umum jauh lebih mudah dan murah. Ada banyak pilihan transportasi umum yang bisa Anda gunakan selama melancong di London. Diantaranya kereta bawah tanah atau underground, bus dan LDR atau Docklands Light Railway.

LDR adalah moda transportasi London sejenis monorel dengan jalur trek khusus. Melewati Sungai Thames serta berada di atas jalur darat yang  hiruk pikuk nan padat.

Untuk mencapai Greenwich Foot Tunel dari arah Utara, seperti jalur yang saya lalui, gunakanlah DLR menuju Lewisham. Turun dari sana sedikit berjalan menuju Islands Garden. Sampailah kita di pintu masuk menuju Greenwich Foot Tunnel.

Intip perjalanan saya jalan-jalan keliling London dengan hanya £11 saja di sini!

Keliling London £11

Mau wisata gratisan di London? Mari merapat di artikel saya berikut ini!

Wisata Gratisan Di London

 Pemandangan lain di Island Gardens dan Cutty Sark Gardens

Seperti yang saya ulas di atas, terowongan ini menggabungkan dua daratan di pinggiran Sungai Thames. Dimana di kedua sisi sungai ini memiliki pemandangan yang cantik. Untuk diketahui, dermaga London telah hidup sejak berabad silam. Selain sebagai tempat singgah kapal dari dan ke luar negeri, kawasan Greenwich merupakan salah satu kawasan yang disukai oleh raja-raja Inggris sejak jaman Tudor. Untuk itulah di abad ke-15 di kawasan Greenwinch ini dibangun komplek istana The Palace of Placentia.

Meski masa 5 abad telah berlalu, namun kemegahan Palace of Plancentia ini bisa kita saksikan dari Islands Garden. Kompleks istana ini nampak indah dari kejauhan. Dimana kapal-kapal ferry melintas di sungai Thames berlatar belakang Palace of Placentia yang megah dan agung. Cantik sekali.

Sementara itu, jika kita telah menyeberangi terowongan, kita akan saksikan pemandangan lain di Cutty Sark Garden. Selain bisa melihat kemegahan kompleks istana Palace of Plancentia dari jarak dekat, kita juga bisa menikmati kemegahan kapal Cutty Sark.

Cutty Sark adalah kapal layar yang ukurannya sangat besar sekali. Cutty Sark dibuat pada abad ke-19. Semasa masih beroperasi, kapal super jumbo ini sering mengangkut barang niaga dari dan ke Asia dan Australia.

Dua abad telah berlalu, namun kegagahan Cutty Sark masih bisa kita temui di dermaga ini. Tapi Cutty Sark sudah tidak beroperasi sejak semenjak tahun 1957. Ya, kapal megah ini beralih fungsi menjadi objek wisata. Pada tahun 2007 Cutty Sark pernah terbakar hebat. Diperlukan waktu 5 tahun untuk memperbaikinya. Akhirnya pada 2012 Cutty Sark dibuka kembali sebagai objek wisata sejarah yang memaparkan sejarah kelautan Inggris.

Kapal yang diseting museum merangkap restoran ini terlihat indah, baik dari dekat maupun dari kejauhan. Apalagi jika senja telah tiba, gelap di area sekitar membuat Cutty Sark lebih cantik oleh cahaya lampu.

 

Keindahan lainnya, bisa kita lihat di pesisir Sungai Thames, jejeran bangunan klasik dan modern berpadu bersama.

Artikel ini tayang di Koran PR, minggu, 20 Maret 2016

Tulisan Perjalanan di Koran