All posts by Rosi

About Rosi

Rosi Meilani content creator Channel Youtube Rosi Meilani | Citizen Journalist | Guide Jalan-Jalan London & Inggris | Vloger | Blogger | Tinggal di Inggris sejak 2007.

Unik, Patung Dari Pasir di Inggris

Membuat patung dengan media kayu tentunya itu sudah biasa. Yang menarik itu ialah membuat patung dari pasir.

Wah, bagaimana bisa, ya?

Adalah Weston Sand Sculpture Festival yang digelar di pantai Weston Super-mare Inggris. Di sini dipamerkan patung-patung dari pasir dalam ukuran-ukuran besar.

Bagaimana mungkin butiran pasir bisa dibentuk menjadi patung? mengingat sifatnya bila ditumpuk yang mudah hancur?

Ternyata, untuk membuat patung-patung pasir tersebut ada tekniknya. Hal inipun dipamerkan dan dijelaskan bagaimana teknik pembuatan patung-patung pasir ini dibuat hingga kokoh berdiri. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Pertama, dudukan dasar sebuah patung dibuat padat dengan menggunakan cetakan kayu dan sebuah alat untuk memadatkannya.

Setelah benar-benar padat, naik ke bagian atasnya dengan proses yang sama. Jadi kekuatan dasar agar patung-pantung pasir itu tidak rapuh terletak pada dasar desainnya yang harus kokoh dan padat.

Cetakan patung disesuaikan dengan bentuk keseluruhan patungnya. Barulah diberi sentuhan akhir sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.

Festival patung pasir ini merupakan kegiatan tahunan dan untuk tahun ini mengangkat tema “when i grow up” atau “cita-citaku” bukan cita-citata 😀

Ide awal dari patung-patung ini berasal dari beberapa  anak terpilih. Beberapa anak disuruh mengungkapkan apa cita-cita mereka kelak besar. Cita-cita yang mereka harapkan tersebut  kemudian dieksekusi oleh para seniman pembuat patung  pasir ternama.

Oleh karena itu di sini kita bisa saksikan patung seorang chef alias koki aka juru masak), polisi, petugas pemadam kebakaran, traveler, fotografer, road worker, pilot, dokter bedah, penjelajah, pemain sepak bola,joki, ilmuwan, astronot dan lain sebagainya.

Kesemua patung pasir ini diberi papan informasi mengenai ide, proses produksi dan nama seniman pembuatnya.

Karena patung pasir mudah terkikis oleh cuaca (hujan) maka perbaikan dilakukan segera  jika ditemukan kerusakkan, meski hanya sedikit pengikisan. Oleh karena itu ada beberapa petugas/senimannya itu sendiri yang berada di lokasi untuk berjaga, sekaligus siap memberikan informasi yang dibutuhkan pengunjung.

Di sinipun disediakan area berpasir beserta peralatan membuat patung pasir untuk anak-anak. Sehingga pengunjung cilik ini betah berlama-lama di sini yang tentunya ditemani bermain pasir bersama orang tua mereka masing-masing.

Untuk memasuki pameran patung pasir ini pengunjung dewasa dikenai tiket masuk £4 pounsterling (sekitar rp. 80.000). Sedangkan anak-anak tiketnya seharga £3 (atau sekitar rp. 60.000).

Mau lihat penampakkannya, ini dia:

N5. NRosmel16062006

Boxpark, Puluhan Peti Kemas Bekas Disulap Jadi Pertokoan di London

Jika anda melancong ke London ada satu destinasi wisata belanja sekaligus wisata kuliner yang patut dijajal. Tak wajib berbelanja,sih. Window shopping pun bolehlah.

Yang penting kita bisa melihat konsep pusat perbelanjaan yang unik dan menarik. Namanya Boxpark yang telah ada sejak tahun 2011.

Boxpark terletak di jantung Kota London sebelah Timur. Tepatnya di kawasan Shoreditch yang termasuk kawasan masyur dan semakin terkenal saja dengan adanya pusat perbelanjaan berkonsep kontainer alias peti kemas ini.

Berbeda dengan retail park atau pusat perbelanjaan lainnya yang menempati toko-toko berbangunan permanen, Boxpark ini merupakan jejeran toko dari peti kemas bekas. Tak heran jika toko-toko di sini bentuknya serupa. Memanjang layaknya sebuah peti kemas. Adapun setiap toko tersebut menempati satu atau dua peti kemas.

Meski bekas peti kemas, namun tampilan tokonya tampak cantik karena diberi sentuhan eksterior dan interior layaknya  toko  kebanyakan.

Di Boxpark ini terdapat sekitar 60 peti kemas yang disulap menjadi toko, outlet, butik, galeri, salon, cafe dll

Baju, kaos, tas, sepatu, jaket, jeans, aksesoris dan kebutuhan anak muda lainnya ada di sini. Ya, boxpark ini memang menyasar konsumen  golongan muda nan gaul. Tak heran jika Boxpark  banyak diserbu anak muda terutama di akhir pekan. Terlebih di lantai atas Boxpark ini merupakan pusat kuliner dengan berbagai ragam jenis makanan dan minuman, termasuk makanan asia.

Kepopuleran Boxpark inipun menjadi daya tarik wisatawan. Baik wisatawan lokal, luar kota (seperti saya) maupun wisatawan manca negara. Ya, kawasan Shoreditch ini banyak diserbu wisatawan.

Boxpark terbagi dua lantai. Lantai bawah merupakan toko, outlet, butik, bistro, beauty salon dll. Sedangkan bagian atasnya merupakan tumpukan peti kemas yang disulap menjadi cafe dan restauran.

Di lantai atas inipun tersedia ruang terbuka yang terdiri dari jejeran bangku makan seperti bangku taman. Tak lain tujuannya adalah untuk tempat kongkow-kongkow anak muda sembari makan minum serta menikmati suasana Shoreditch yang ramai dari ketinggian.

Dan ini dia penampakannya..

NET10. NRosmel08062016

Gimana? apakah Anda akan memasukan list destinasi wisata Boxpark jugakah ketika melancong ke london?

Intip juga wisata belanja London di sini. 

Keliling London enaknya pake transportasi umum, seharian berkeliling abisnya cuman £11. Rinciannya ada di artikel saya berikut ini.

Oiya, saya pernah merasa kemahalan mbayar kereta. Setelah komplen, sayapun dapat refund yang lumayan besar 😉 Artikelnya berikut ini:

Di Inggris, kemahalan bayar kereta? Minta Refund aja!

Lebih Dua Dasawarsa, John Pawson, Warga Inggris, Geluti Gamelan Indonesia

Indonesia memiliki sejuta pesona budaya. Diantaranya keberagaman seni musik. Satu diantaranya ialah gamelan.

Perpaduan alunan bonang, kendang, saron, kenong dan lainya mencipta harmonisasi nada yang mampu menelusuk sukma hingga tercipta rileksasi. Ketenangan dan kenyamanan itulah yang dirasakan banyak orang ketika mendengarkan alunan gamelan, termasuk seorang Inggris bernama John Pawson.

Pak John Pawson Guru Gamelan Orang Inggris

Beliau jatuh cinta pada gamelan karena pesona harmonisasi alunannya serta  etos kebersamaan dalam bermain gamelan.

Pria ramah yang pintar berbahasa Indonesia ini berlatar belakang kuliah jurusan musik. Iapun berkesempatan mendapatkan beasiswa  belajar gamelan di STSI (sekang menjadi ISI alias Institut Seni Indonesia) di Surakarta, lebih dari dua puluh tahun yang lalu.

Sekembalinya dari indonesia ia menjadi penggiat gamelan. Mengajar di beberapa tempat salah satunya di Southbank Center.

Selain mengajarkan bermain gamelan, John sering tampil di berbagai kesempatan. Baik di Inggris maupun di negara Eropa lainnya.

Pada sebuah kesempatan bertajuk Bristol Indonesian Society Gathering (kumpulan orang indonesia yang mukim di Kota Bristol) John beserta rekan-rekannya tampil di sini.

Adalah sesuatu yang unik, menarik, bangga sekaligus gimana… gitu.. 😀
Bangga ada orang luar negeri yang sangat cinta budaya Indonesia. Rasa gimananya itu ialah ketika beliau beserta teman-teman grupnya menghibur kami, orang indonesia, yang nyata-nyata pemilik kesenian ini.

Apapun itu, terbukti gamelan disukai hingga ke luar negeri. Menurut John, rekan-rekan pemain gamelan dan murid-muridnya nyaris didominasi oleh orang Inggris. Ada juga sih orang Indonesia, tapi bisa dihitung jari.

Sering kali dalam setiap penampilannya, John memberikan workshop super singkat kepada penonton yang hadir untuk bermain gamelan bersama. Dalam kesempatan BIS Gathering kala itu penonton diantaranya masyarakat indonesia serta Wakil Dubes RI untuk Inggris, Ibu Anita, ikut serta memainkan gamelan (bagian kendang). Mantap deh ini ibu 😉

Mau lihat permainan Ibu Dubes kami bermain gamelan? Intip aja artikelnya di sini. 😉

Tak perlu waktu lama. Peserta workshop yang dipandu oleh para pemain gamelan profesional inipun berhasil mengalunkan tembang sederhana atas arahan John.

John pandai memainkan semua alat musik gamelan, terutama kendang. Tangannya begitu piawai memukul kendang. Iapun pintar ngawih sebagai pelengkap seni pertunjukan gamelan tersebut. Lengkap sudah. Memimpin gamelan, bermain kendang serta ngawih.

Mau lihat penampilan Pa John saat mimpin gamelan, maen kendang serta nembang? Klik ini!

Makasih, Pak John, Anda telah melestarikan budaya kami serta menyebarkan seni gamelan ke belahan bumi Inggris.

intip guru gamelan orang inggris lainnya di sini

John hanyalah salah satu orang bule yang sangat mencintai budaya Indonesia. Masih banyak John-John lainnya di inggris serta di seluruh dunia yang cinta budaya Indonesia. Lalu, bagaimana dengan kita?

Oiya, selain Pak John, intip juga kegiatan Louis Mc Kenzie seorang Inggris yang pintar mendongeng “Bawang Merah Bawah Putih” di link ini.

 

Warga Inggris Ini Lestarikan Gamelan Indonesia

Selengkapnya bisa dibaca di sini:

Lebih dari dua dasawarsa, John Pawson, Warga Inggis, Geluti Gamelan Indonesia

Orang Inggris cintai gamelan indonesia

 

Net10. NRosmel08062016