Indonesia Hadir di Carnaval Oxford Inggris

Minggu, 10 juli 2016 Kota Oxford menggelar event tahunan yang bertajuk Cowley Road Carnival. Dinamakan demikan karena karnaval ini berlangsung di sepanjang Jalan Cowley Kota Oxford Inggris.

Karnaval ini melibatkan ratusan penari dan musisi juga orang biasa dari berbagai kalangan. Mulai dari siswa/siswi TK hingga para mahasiswa, profesional muda hingga kaum tua.

Seperti tahun-tahun sebelumnya karnaval dimeriahkan beberapa komunitas serta kelompok negara-negara asal Asia, Afrika, Amerika latin dll yang bermukim di Kota Oxford. Karnaval berlangsung sangat meriah karena diiringi alunan musik yang menghentak.

Acara tak hanya dimeriahkan karnaval saja tapi juga dimeriahkan panggung hiburan yang menampilkan segala jenis musik serta banyak tarian tradisional dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Cuaca hangat yang bersahabat ini begitu dinikmati oleh para pengunjung sambil menikmati musik, makan-makan dan berjemur di dekat panggung ataupun dekat pertunjukan musik yang tersebar di beberapa titik keramaian.

Dalam kesempatan ini, Indonesia menampilkan dua tarian daerah yaitu tari merak dari Jawa Barat dan tari Badindin dari Sumatra Barat yang dibawakan oleh para mahasiswa/mahasiswi Indonesia yang tengah menimba ilmu di Universitas Oxford.

Boot Indonesia di Cowley Rd Festival Inggris
Boot Indonesia, Ibu Dubes RI (Ibu Hana) beserta para mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Oxford.

Acara yang diperkirakan dihadiri 45.000 pengunjung ini menyajikan aneka sajian kuliner dari berbagai negara, salah satunya ialah kuliner indonesia. Adapun menu-menu Indonesia yang banyak diserbu pengunjung ialah sate, rendang, bakso, es cendol dan masih banyak lagi. Rupanya pengunjung bule banyak yang menyukai makanan Indonesia. Tak heran makanan yang dijual itupun ludes diserbu pembeli.

Menurut Dubes RI untuk Inggris dan Irlandia, Bapak Rizal Sukma, kesempatan ini merupakan ajang yang tepat untuk mempromosikan Indonesia lebih luas lagi. Hal tersebut diwujudkan dengan sediakannya boot/counter Indonesia. Dimana segala hal tentang adat budaya dan pariwisata Indonesia diperkenalkan kepada para pengunjung karnaval.

N10. NRosmel_11072016

Hal menarik lainnya di konter ini disediakan beberapa pakaian tradisional Indonesia yang bisa dikenakan oleh para pengunjung. Tentu saja hal ini berhasil menarik minat pengunjung.

Mereka begitu antusias mencoba pakaian-pakaian tradisional indonesia tersebut. Seperti segerombolan mahasiswa Internasional yang saya jumpai. Salah satunya bernama Talia dari Argentina.

Mau lihat kegiatan para mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Oxford? ataupun hasil jalan-jalan kami seputar Oxford? Intip di sini!

Wisata Lengkap di Covent Garden London

Dari sekian banyak wisata belanja di London, Covent Garden adalah salah satu yang patut dijajal. Wisata belanja di sini terasa lebih memuaskan karena terdapat banyak toko yang menjual barang bermerek berupa pakaian, tas, sepatu, perhiasan, parfum dan lain-lain. Interior dan bentuk bangunannya pun keren dan klasik.

Selain sebagai destinasi wisata belanja, Covent Garden juga merupakan destinasi wisata kuliner. Karena di sini banyak terdapat restoran dan cafe. Mulai kelas yang berkelas juga kelas menengah. Aneka ragam kuliner tersaji di sini. Beberapa diantaranya posisinya berada di tengah hall yang disekat dinding kaca.

Selain dijadikan destinasi wisata belanja dan wisata kuliner, objek menarik lainnya dari Covent Garden ini menawarkan segala jenis hiburan. Seperti musisi jalanan yang memainkan musik klasik lengkap dengan biola, celo dan flutenya. Musik klasik yang dimainkan oleh anak-anak muda ini akan menemani Anda saat menikmati sajian makanan di cafe dan restoran yang melingkup di tengah hall pusat perbelanjaannya. Gaung alunan musik klasik itupun akan menemani Anda selama berbelanja di sana.

Mau liat seperti apa kerennya pertunjukan musik klasik yang mereka mainkan?
Ini dia!

Klo mau intip-intip hasil jalan-jalan saya jelajahi Inggris follow aja IG saya @rosmeryashalba 😉

Adapun hiburan lainnya berupa atraksi akrobat, sulap ala Houdini, penampilan lagu opera dan lain sebagainya yang mampu menghibur para pengunjung.

Seolah ingin merangkul banyak kalangan, di kompleks perbelanjaan inipun terdapat barang-barang kualitas menengah agar terjangkau bagi semua kalangan wisatawan yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Untuk barang-barang kelas menengah ke bawah ini letaknya berada di sebelah bangunan utama Covent Garden. Barang yang ditawarkan di sini beraneka ragam dengan harga yang bervariasi dan agak ringan di kantong. Sepertinya produk-produk yang dijual di sini menyasar turis anak sekolahan dari negara-negara tetangga yang kerap mengagendakan study tour ke destinasi wisata belanja ini.

Makanya jangan heran jika saat Anda berwisata  ke sini akan kita temui banyak bergerombolan anak-anak sekolahan dari luar negeri. Adapun selain barang-barang yang disebutkan diatas tadi, barang-barang lainnya yang dijual di komplek perbelanjaan ini diantaranya aneka jenis suvenir dan segala rupa produk seni dan kerajinan tangan. Banyak juga diantaranya yang merupakan produk lokal.

Mau liat secuplik jalan-jalan kami tempo hari di Covent Garden? Intip aja youtubenya..

N12. NAdes.15062016

Mau lihat wisata belanja lainnya yang berkonsep unik di London? Ayok ikuti saya jalan-jalan ke sini!

Boxpark, Puluhan Peti Kemas Bekas Disulap Jadi Pertokoan di London

Intip juga jalan-jalan saya lainnya seputaran London di link berikut ini 😉

Unik, Patung Dari Pasir di Inggris

Membuat patung dengan media kayu tentunya itu sudah biasa. Yang menarik itu ialah membuat patung dari pasir.

Wah, bagaimana bisa, ya?

Adalah Weston Sand Sculpture Festival yang digelar di pantai Weston Super-mare Inggris. Di sini dipamerkan patung-patung dari pasir dalam ukuran-ukuran besar.

Bagaimana mungkin butiran pasir bisa dibentuk menjadi patung? mengingat sifatnya bila ditumpuk yang mudah hancur?

Ternyata, untuk membuat patung-patung pasir tersebut ada tekniknya. Hal inipun dipamerkan dan dijelaskan bagaimana teknik pembuatan patung-patung pasir ini dibuat hingga kokoh berdiri. Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Pertama, dudukan dasar sebuah patung dibuat padat dengan menggunakan cetakan kayu dan sebuah alat untuk memadatkannya.

Setelah benar-benar padat, naik ke bagian atasnya dengan proses yang sama. Jadi kekuatan dasar agar patung-pantung pasir itu tidak rapuh terletak pada dasar desainnya yang harus kokoh dan padat.

Cetakan patung disesuaikan dengan bentuk keseluruhan patungnya. Barulah diberi sentuhan akhir sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.

Festival patung pasir ini merupakan kegiatan tahunan dan untuk tahun ini mengangkat tema “when i grow up” atau “cita-citaku” bukan cita-citata 😀

Ide awal dari patung-patung ini berasal dari beberapa  anak terpilih. Beberapa anak disuruh mengungkapkan apa cita-cita mereka kelak besar. Cita-cita yang mereka harapkan tersebut  kemudian dieksekusi oleh para seniman pembuat patung  pasir ternama.

Oleh karena itu di sini kita bisa saksikan patung seorang chef alias koki aka juru masak), polisi, petugas pemadam kebakaran, traveler, fotografer, road worker, pilot, dokter bedah, penjelajah, pemain sepak bola,joki, ilmuwan, astronot dan lain sebagainya.

Kesemua patung pasir ini diberi papan informasi mengenai ide, proses produksi dan nama seniman pembuatnya.

Karena patung pasir mudah terkikis oleh cuaca (hujan) maka perbaikan dilakukan segera  jika ditemukan kerusakkan, meski hanya sedikit pengikisan. Oleh karena itu ada beberapa petugas/senimannya itu sendiri yang berada di lokasi untuk berjaga, sekaligus siap memberikan informasi yang dibutuhkan pengunjung.

Di sinipun disediakan area berpasir beserta peralatan membuat patung pasir untuk anak-anak. Sehingga pengunjung cilik ini betah berlama-lama di sini yang tentunya ditemani bermain pasir bersama orang tua mereka masing-masing.

Untuk memasuki pameran patung pasir ini pengunjung dewasa dikenai tiket masuk £4 pounsterling (sekitar rp. 80.000). Sedangkan anak-anak tiketnya seharga £3 (atau sekitar rp. 60.000).

Mau lihat penampakkannya, ini dia:

N5. NRosmel16062006

Boxpark, Puluhan Peti Kemas Bekas Disulap Jadi Pertokoan di London

Jika anda melancong ke London ada satu destinasi wisata belanja sekaligus wisata kuliner yang patut dijajal. Tak wajib berbelanja,sih. Window shopping pun bolehlah.

Yang penting kita bisa melihat konsep pusat perbelanjaan yang unik dan menarik. Namanya Boxpark yang telah ada sejak tahun 2011.

Boxpark terletak di jantung Kota London sebelah Timur. Tepatnya di kawasan Shoreditch yang termasuk kawasan masyur dan semakin terkenal saja dengan adanya pusat perbelanjaan berkonsep kontainer alias peti kemas ini.

Berbeda dengan retail park atau pusat perbelanjaan lainnya yang menempati toko-toko berbangunan permanen, Boxpark ini merupakan jejeran toko dari peti kemas bekas. Tak heran jika toko-toko di sini bentuknya serupa. Memanjang layaknya sebuah peti kemas. Adapun setiap toko tersebut menempati satu atau dua peti kemas.

Meski bekas peti kemas, namun tampilan tokonya tampak cantik karena diberi sentuhan eksterior dan interior layaknya  toko  kebanyakan.

Di Boxpark ini terdapat sekitar 60 peti kemas yang disulap menjadi toko, outlet, butik, galeri, salon, cafe dll

Baju, kaos, tas, sepatu, jaket, jeans, aksesoris dan kebutuhan anak muda lainnya ada di sini. Ya, boxpark ini memang menyasar konsumen  golongan muda nan gaul. Tak heran jika Boxpark  banyak diserbu anak muda terutama di akhir pekan. Terlebih di lantai atas Boxpark ini merupakan pusat kuliner dengan berbagai ragam jenis makanan dan minuman, termasuk makanan asia.

Kepopuleran Boxpark inipun menjadi daya tarik wisatawan. Baik wisatawan lokal, luar kota (seperti saya) maupun wisatawan manca negara. Ya, kawasan Shoreditch ini banyak diserbu wisatawan.

Boxpark terbagi dua lantai. Lantai bawah merupakan toko, outlet, butik, bistro, beauty salon dll. Sedangkan bagian atasnya merupakan tumpukan peti kemas yang disulap menjadi cafe dan restauran.

Di lantai atas inipun tersedia ruang terbuka yang terdiri dari jejeran bangku makan seperti bangku taman. Tak lain tujuannya adalah untuk tempat kongkow-kongkow anak muda sembari makan minum serta menikmati suasana Shoreditch yang ramai dari ketinggian.

Dan ini dia penampakannya..

NET10. NRosmel08062016

Gimana? apakah Anda akan memasukan list destinasi wisata Boxpark jugakah ketika melancong ke london?

Intip juga wisata belanja London di sini. 

Keliling London enaknya pake transportasi umum, seharian berkeliling abisnya cuman £11. Rinciannya ada di artikel saya berikut ini.

Oiya, saya pernah merasa kemahalan mbayar kereta. Setelah komplen, sayapun dapat refund yang lumayan besar 😉 Artikelnya berikut ini:

Di Inggris, kemahalan bayar kereta? Minta Refund aja!